Ia menjelaskan, tim pelatih Sulsel memilih menggelar latihan di ruangan terbuka yang luas. Di antaranya latihan di pantai Tanjung Bayang, Pulau Kayangan dan Pulau Samalona sebagai bagian dari antisipasi.
“Kami kembali melanjutkan program latihan bagi para atlet. Kondisi pandemi ini tentunya membuat program latihan tidak maksimal. Namun kami yakin semua daerah juga merasakan kondisi yang sama,” timpal Ketua Pertina Sulsel, Adi Rasyid Ali.
Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulsel memutuskan tetap melanjutkan program latihan meski pemerintah telah resmi menunda pelaksanaan PON 2020 ke 2021.
Sekretaris Umum KONI Sulsel Addien mengatakan pihaknya sejak awal sudah siap dengan segala konsekuensi akibat merebaknya Covid-19.
“Latihan tentunya tetap dijalankan (meski PON ditunda) walaupun intensitasnya yang akan disesuaikan,” katanya.(riel)





