INFOSULSEL.COM, MAKASSAR –— Jeanine Brown, wanita petinju asal Australia Barat, istrahat naik ring. Ia memilih jadi perawat untuk membantu pasien yang terpapar virus corona di Australia.
Petinju yang berada di bawah manajer Tony Tolj di Dragon Fire Boxing ini baru sekali naik ring. Ia lebih memilih menjadi relawan Covid-19.
Di kawasan bisnis pertambangan di Australia Barat, tak kurang dari 137 ribu pekerja tetap melakukan aktivitasnya sejak wabah Covid-19 melanda dunia. Hal itu tetap dilakjukan demi meningkatkan ekonomi Australia di masa serbasulit ini.
“Saya membantu sesama. Beginilah aku orangnya dan aku percaya orang-orang butuh bantuan. Itu berkaitan dengan saya yang diajukan sebagai relawan Covid-19,” katanya.
“Sangat sulit untuk meninggalkan putra saya dalam waktu yang cukup lama. Tapi, seiring dengan perjalanan waktu ia akan mengerti bagaimana saya melakukan ini. Harapannya ini akan menginspirasinya untuk melakukan hal yang serupa. Ia dapat membantu sesama, ”tambah Brown yang sudah bekerja sebagai relawan sejak tiga bulan terakhir.
Atas pengorbanan dan pengabdiannya untuk itu, Brown pun menerima penghargaan dari Dewan Tinju Dunia (WBC). Selain Brown, nama-nama lain yang ikut mendapat penghargaan di antara yang lain Floyd Mayweather Jr, Manny Pacquiao, Tyson Fury, dan Amir Khan.
WBC, kata Sulaiman, bangga bisa memberikan Janine Brown penghargaan Thero Dunia.
“Terima kasih telah memelihara dunia Tetap Aman!” tandas Sulaiman.
“Saya sangat bangga terhadap Jeanine Brown untuk segala upayanya di dalam dan di luar ring. Ia memberi inspirasi bagi kami semua. Tak bisa saya gambarkan sebagian besar rasa kemanusiaannya, ”tambah Tony Tolj, sang manajer.
“Saya senang WBC terima kerja kerasnya. Kami punya dua juara WBC, Steve Gago dan Jackson Inggris, dan saya senang WBC menerima petinju kami lainnya yang berjuang di luar ring ini, ”kata Tolj pula.(*/riel)





