Dua parameter tersebut menurut Rudy menunjukkan upaya pengendalian yang dilakukan memberikan dampak positif. Menurutnya momentum ini sebenarnya sebuah sinyal untuk lebih berhati-hati dan lebih tegas dan disiplin dalam menerapkan aturan Perwali 36.
“Sebentar lagi kita merayakan hari raya Idul Adha. Pelaksanaan protokol kesehatan ini yang kita fokuskan. Sebaiknya shalat Id di masjid saja. Jangan di lapangan karena itu bisa memicu kumpulan orang yang lebih besar dan kontrol protokol kesehatannya akan sulit,” imbau Rudy.
Ia mengungkapkan hasil rapat dengan Forkopimda disepakati untuk memperpanjang pengetatan perbatasan selama satu minggu kedepan.
‘’Kita ingin masyarakat yang ingin masuk Makassar betul-betul terbebas dari covid, demikian pula sebaliknya. Kita tidak ingin warga Makassar menjadi carrier saat mudik dan membahayakan keluarga dikampung,” paparnya.(riel)





