INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Dosen Pendidikan Teknologi Pertanian (PTP) Fakultas Teknik (FT) Universitas Negeri Makassar (UNM) memberikan pelatihan pembuatan hand sanitizer kepada ibu-ibu Bhayangkari Brimob Polda Sulsel.
Kegiatan ini digelar di Kantor Markas Momando Brimob Polda Provinsi Sulawesi Selatan, Jalan KS. Tubun, Makassar, Sabtu (15/8/2020).
Melalui pelatihan tersebut diharapkan peserta dapat mempraktikkan pembuatan handsanitizer di rumah masing-masing.
Handsanitizer saat ini telah menjadi bagian dari kehidupan masyarakat pada kenormalan baru atau new normal ditengah pandemi Covid-19.
Kandungan antiseptik pada handsanitizer dapat mengurangi potensi penularan virus yang telah merenggut nyawa jutaan warga dunia ini.
Pada pelatihan ini, tim pengabdi memanfaatkan bahan yang mudah dijumpai di sekitar, seperti Jeruk nipis dan ekstrak daun mangrove.
Andi Sukainah, salah satu anggota tim pengabdi menjelaskan bahwa kandungan dalam jeruk nipis dan daun mangrove memiliki sifat antiseptik yang mampu membunuh virus dan mikroba berbahaya lainnya.
Selain itu, bahan yang mudah didapatkan membuat masyarakat secara umum dapat mempraktikkan pembuatan handsanitizer sendiri di rumah masing-masing, sehingga dapat menghemat pengeluaran dengan tetap menjaga kesehatan.
“Kita harapkan nantinya ibu-ibu Bhayangkari ini dapat mempraktikkan dirumah masing-masing,” ujar Andi Sukainah, (15/8/2020).
Sementara, menurut salah satu peserta, Hapsa Aziz mengaku bersyukur atas kerelaan waktu dan tenaga oleh tim pengabdi untuk memberikan pelatihan yang diakuinya sangat bermanfaat.
“Kebetulan saya juga guru, jadi selain dirumah saya akan terapkan ilmu ini di sekolah,” ujarnya.
Kegiatan ini merupakan program dari Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UNM yang bekerjasama dengan kantor markas komando Brimob Polda Sulsel.
Tim pengabdi sendiri diketuai Prof. Dr. Husain Syam., M.TP, dan beranggotakan Dr. Andi Sukainah., S.TP., M.Si, Prof. Dr. H. M. Yahya., M.Kes., M.Eng, dan Prof. Dr. Ir. H. Bakhrani A. Rauf., MT. (andi)





