Pinrang Banjir, Ratusan Rumah dan 350 Ha Sawah Terendam

Ketua TP PKK Kabupaten Pinrang Andi Sri Widiyati Irwan tak tinggal diam. Istri Bupati Pinrang Andi Irwan Hamid ini langsung turun membantu warga. Ia datang membawa bantuan beras, mie instan dan air mineral. Kantor Lurah Samaturue di daerah Arassie, Kecamatan Tiroang untuk sementara dijadikan posko sejak , Selasa (11/08/20).

Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Masyarakat berharap banjir bisa cepat surut. Sebab dikawatirkan petani bakal gagal panen.

Tono, salah satu warga mengatakan hujan yang terjadi sepanjang hari sejak Senin pagi sekitar pukul 05.00 WITA sampai pukul 01.00 Selasa dinihari membuat air sungai meluap.

“Deras sekali hujan dan tidak pernah berhenti. Semoga air cepat surut. Kalau tidak masyarakat bisa terancam gagal panen karna padi sudah mulai berisi dan diperkiran sudah ada yang panen di akhir bulan ini hingga awal Septwnber,” jelas Tono kepada Ruslan, Kontributor INFOSULSEL.COM di Pinrang, Selasa (11/8/2020).

Ketinggian air yang mencapai 1 meter membuat beberapa warga yang terjebak terpaksa dievakuasi oleh petugas menggunakan perahu karet milik BPBD ke tempat yang lebih tinggi.

“Daerah ini memang sering banjir kalau hujan deras. Tapi ini pertama kalinya banjir separah ini,” ungkap Rusdi, Camat Tiroang.

Sejak terjadi banjir di wilayahnya Rusli, terus melakukan pemantauan untuk mengantisipasi warga yang terjebak. Apalagi deber air terus naik.(rus/riel)

 

Warga korban banjir dievakuasi menggunakan perahu karet.(FOTO: RUSLAN)

Pos terkait