Sempat Diragukan Maju di Pilkada Makassar, APPI-ARB Malah Lebih Dulu Deklarasi

  • Whatsapp
Pasangan Munafri Arifuddin-Abd Rahman Bando dan anggota Fraksi Partai Demokrat DPRD Kota Makassar. Dari kiri ke kanan, Arifuddin Kulle, Ray Suryadi Arsyad, Abdi Asmara, Adi Rasyid Ali, Fatma Fatma Wahyuddin, dan Rezki.(FOTO: SRI SYAHRIL)

Demokrat Akan Ajarkan APPI-ARB Cara Menang di Makassar

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR — Sempat diragukan maju pada kontestasi politik lima tahunan Pilwalkot Makassar 2020, justru pasangan Munafri Arifuddin-Abd Rahman Bando (APPI-ARB) malah yang lebih dahulu deklarasi dibanding tiga bakal calon Walikota Makassar lainnya.

Anggapan APPI bakal gagal melenggang menjadi balon Walikota lantaran lima partai politik yang tersisa yakni Partai Demokrat, PPP, Perindo, Hanura dan Berkarya awal Juli lalu belum menentukan sikap.

Bacaan Lainnya

Namun kekhawatiran itu terjawab. Pasangan yang memilih tageline ‘Makassar Bangkit Bersama APPI-Rahman’ ini sudah mendeklarasikan diri. Di Hotel Arya Dutha bertepatan Jumat (21/8/2020) malam dipilih sebagai awal untuk menjalankan mesin politik bersama partai koalisi.

Tak banyak yang hadir pada deklarasi tersebut. Kurang dari 100 orang. Deklarasi dilakukan secara virtual. Ratusan ‘Posko Menang’ yang dihadiri para simpatisan pasangan APPI-ARB dengan hikmat menyaksikan deklarasi melalui beberapa akun media sosial. Di antaranya Facebook dan  Instagram (IG).

“Ini karena situasi pendemi Covid-19 sehingga mohon maaf semua kita batasi dengan tetap menjalankan protokol kesehatan,” jelas APPI, bakal calon Walikota Makassar, Kamis (20/8/2020) saat ditemui INFOSULSEL.COM di Dapur Ali, Jl. Urip Sumihardjo.

Di Pilwali Makassar kali ini APPI-ARB didukung tiga partai parlemen. Total kursinya 13. Sudah cukup dari batas minimal yakni 10 kursi untuk mendaftar di KPU sebagai peserta di Pilkada Makassar. Masing-masing Partai Demokrat (6 kursi), PPP (5 kursi) dan Perindo (2 kursi). Satu partai non parlemen yakni PSI ikut mendukung.

Bagi APPI, 4 partai tersebut sudah cukup baginya untuk bisa berjuang merebut 01 Makassar.

“Sudah cukup empat partai. Tapi kalau masih ada partai yang mau menyusul bergabung, silahkan,” katanya.

Ketua DPC Partai Demokrat Kota Makasar Adi Rasyid Ali mengaku hanya bisa tertawa saat mendengar ada yang menyatakan APPI bakal gagal ikut di Pilkada Makasar 2020 karena alasan kurangnya partai yang mendukung.

ARA mengungkapkan sejak awal sudah memutuskan untuk bersama APPI-ARB. Pasangan pengusaha-birokrat ini dipilih karena APPI dan ARB sangat intens berkomunikasi dengan jajaran pengurus Partai Demokrat.

“Pasangan ini sama-sama berpengalaman. APPI berpengalaman sebagai pengusaha. Juga punya pengalaman ikut Pilkada. Sementara ARB lebih 20 tahun di birokrat. Saya tidak mau membandingkan dengan calon lain. Tapi bagi saya pasangan ini sangat paripurna,” ungkap ARA.

ARA juga menjelaskan di beberapa Pilkada Makasar Partai Demokrat sangat tahu memilih figur. Di 2014 Demokrat juga memenangkan Danny-Ical. Di Polkada 2018 tetap bersama Danny Pomanto. Namun karena didiskualifiksi Demokrat konsisten bersama rakyat dan menjadi pelopor pemenang Kolom Kosong (KOKO).

“Demokrat berpengalaman menang di Makassar.  Itu karena kami tahu cara menang. Di Pilwali Makassar kemarin APPI bukan kalah. APPI hanya belum tahu cara menang karena saat itu tidak bersama Demokrat. Sekarang ada Demokrat. Demokrat akan mengajarkan APPI-ARB cara menang. Tanpa mendahului kehendak Allah SWT, Insya Allah Demokrat akan hattrick di Makassar bersama APPI-ARB,” ujar ARA, serius.(riel)

Pos terkait