INFOSULSEL.COM, MAKASSAR —– Tiga bocah berusia 9 tahun masing-masing Fajar, Angga dan Rezky ditemukan meninggal dunia di kolam regulasi Nipa-nipa, Dusun Embung, Desa Jenne Madingin, Kecamatan Pattalasang, Kabupaten Gowa, Sulsel, Rabu (12/8/2020).
Bocah kelas 1 dan 3 SD ini merupakan warga Dusun Baddo-baddo, Desa Jenne Madingin, Kecamatan Pattalasang, Kabupaten Gowa.
Kapolsek Moncongloe Maros, Ipda Andi Rahmat Wijaya saat dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. Namun, dia menegaskan jika lokasi atau tempat tenggelamnya para korban masuk dalam wilayah hukum Polres Gowa.
“Benar ada tiga anak meninggal dunia karena tenggelam di kolam regulasi Nipa-nipa. Tapi lokasi tenggelamnya, masuk wilayah hukum Gowa,” kata Andi Rahmat kepada wartawan, Rabu.
Informasi dari warga sekitar tempat kejadian menyebutkan ketiga bocah tersebut berenang sekitar pukul 12.00 WITA. Mereka ditemukan warga dalam kondisi terapung dipinggir waduk sekitar pukul 14.00 WITA.
Penjaga waduk, Rahman mengaku tak melihat ketiga korban masuk ke waduk. Diduga bocah-bocah ini masuk lewat jalan alternatif melalui persawahan.
Untuk diketahui kedalaman waduk Nipa-nipa sekitar 7 meter dengan luas 84 Hektar (Ha) dengan kapasitas 3,58 juta meter persegi.
Kolam ini merupakan fasilitas pengendalian banjir di sebagian wilayah Makassar, Maros dan Gowa, sekaligus sebagai cadangan air tanah.
Dibangun tahun 2016-2019 Meliputi Kolam Regulasi, jembatan shypon, rumah jaga operasi dan pemeliharaan. Ada juga stasiun pompa, gedung operasi, spillway, tanggul keliling sluiceway dan normalisasi Sungai Tallo. Selain untuk mencegah banjir, kolam tersebut dapat dimanfaatkan untuk pariwisata dan air baku.(riel)





