INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Kegiatan bersepeda bukan hanya aktivitas olahraga belaka. Namun, sejatinya memiliki misi edukasi, kampanye, advokasi, bahkan sosial ekonomi.
Hal ini menjadi salah satu poin yang dibicarakan oleh Ketua Bike2Work (B2W) Indonesia, Poetoet Soedarjanto, saat diterima Gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel), HM Nurdin Abdullah, kemarin.
Putuu mengungkapkan, sebagai wadah bagi para pegiat sepeda di seluruh Indonesia, Bike2Work Indonesia menganggap bahwa kolaborasi manis antara pemprov, termasuk dengan pemkot dan kabupaten merupakan kunci sukses terciptanya moda transportasi terintegrasi.
“Yang juga aman, nyaman, sehat, dan mampu mengurangi penggunaan BBM, kemacetan lalu lintas, masalah polusi baik suara maupun udara,” tutur Putut dalam rilisnya, Senin (19/10/2020).
Menanggapi hal tersebut, Nurdin Abdullah memberikan respon positif. Bahkan ia membuat tulisan tangan secara spontan untuk mengajak warganya memilih sepeda sebagai alat transportasi harian.
“Saya juga berharap sepeda bisa menjadi last mile (pengiriman barang) dan first mobility (mobilitas pertama) bagi warga Makassar,” kata Nurdin Abdullah dengan antusias.
Poetoet Soedarjanto menyerahkan copy surat Kemenhub terkait arahan untuk penyediaan sarana dan prasarana bagi pesepeda. Bike2Work Indonesia juga akan berkomitmen mendukung pendidikan dan tourisme di Sulsel. Misalnya, dengan event Ride2East dan event-event lainnya.
Diketahui, B2W adalah gerakan moral yang lahir dari keprihatinan akan kemacetan, pemborosan energi, dan meningkatnya polusi yang akan berakibat pada degradasi kecerdasan mental.
Berawal dari sekelompok penggemar kegiatan sepeda gunung (Komunitas Jalur Pipa Gas) lahirlah Bike to Work Community yang kemudian dideklarasikan di Balaikota DKI Jakarta pada Agustus 2005, yang dihadiri kurang lebih 750 pesepeda dari berbagai komunitas. (rs)





