INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – JOOX merupakan salah satu Paltfrom aplikasi musik terbesar di Indonesia. Hari ini, Selasa (20/10/2020), adalah ulang tahun Joox gang ke 5.
Di umur yang memasuki tahun ke 5 ini, pihak Joox berharap menjadi rumah musik terbesar di Indonesia.
Head of JOOX Indonesia, Petter May, mengungkapkan bahwa perjalan selama 5 tahun ini menunjukkan perkembangan musik di Indonesia sangat cepat.
“5 tahub terakhir, kita sudah menyaksikan pertumbuhan industri musik Indonesia yang sangat cepat dan membantu meningkatkan kesadaran akan beragam genre musik yang ada,” paparnya.
Sedangkan, menurut Pemerhati Musik, Wendi Purtanto, hanya dengan hentakan jari, kita mampu menikamati musik.
“Perkembangannya selama 5 tahun sangat bagus karena dulu kita harus lewat fisical, seperti kaset, radio, nah sekarang dengan adanya JOOX, semua serba mudah, serba simpel, hanya dengan hentakan jari, dengan referensi lagu yang jauh lebih banyak dan jauh lebih mudah tentunya,” kata Wendi yang juga menjadi salah satu nara sumber dan merupakan saksi perjalanan 5 tahun JOOX.
Seorang Musisi, Andmash, joox membantu para musisi berinteraksi dengan masyarakat secara lebih mudah.
“Sekarang dengan adanya JOOX, anak daerah seperti saya lebih mudah untuk menjadi musisi, betul-betul disuppor oleh JOOX, selain itu kita juga lebih mudah untuk mengetahui keinginan masyarakat, melalui komunikasi dua arah, yaitu komentar masyarakat, setelah mendengar lagu kita,” jelas sang musisi.
Melalui perayaan 5tahun JOOX, Head Of Marketing Joox Indonesia, Yunita mengungkapkan ada banyak rangkaian kegiatan yang disiapkan untuk penikmat JOOX.
“Dari tanggal 12 kita sudah ada live di JOOX, selain itu kita juga ada kompetisi Tiktok, yang berhadiah VIP JOOX selama sepuluh tahun, ada juga kolaborasi terkait kompetisi olahraga, karena selain JOOX peduli dengan Kesehatan mental masyarakat, JOOX juga Peduli dengan kesehatan Fisik,” jelasnya.
“Harapan saya yah JOOX mampu menjadi rumah musik Indonesia, dan lebih maju, memajukan genre musik di Indonesia, seperti Dangdut tentunya yang menjadi genre khas di Indonesia,” tambahnya dengan penuh harap.(rani)





