Peluang dan Ancaman Resiko Ekonomi Digital di Indonesia

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Bank Indonesia bekerjasama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dan Asosiasi Fintech Syariah Indonesia menggelar Indonesia Fintech Summit dan Pekan Fintech Nasional secara daring melalui zoom, Rabu (11/11/20202).

Kegiatan yang disiarkan secara live di salah satu channel youtube official ini dibuka langsung oleh Presiden RI Joko Widodo. Dalam kesempatan ini, Mantan Gubernur Jakarta itu mengatakan bahwa ada 4 potensi resiko yang akan muncul dalam aktivitas ekonomi digital.

Bacaan Lainnya

“Seperti Kejahatan siber Mis informasi, Transaksi error, dan penyalahgunaan data pribadi, tentunya ini harus diperhatikan karena belum ada regulasi yang ketat terkait potensi resiko ini,” tambahnya.

Di sisi lain, Menteri keuangan, Sri Mulyani enyampaikan bahwa Indonesia memiliki pelung luar biasa di bidang ekonomi digital.

“Namun untuk bisa mewujudkan peluang tersebut harus ada infrastruktur yang mendukung seperti ICT, selain itu juga harus memperhatikan SDM, Institute, dan Regulasi,” kata wanita yang akrab disapa Mba Ani.

“Untuk infrastruktur dalam APBN 2021 kita akan mengalokasikan 413 triliun dan 30triliun untuk ICT, untuk membangun base transmission stage di lebih dari 5 ribu desa dari 12ribu desa yang belum terhubung dengan internet, kita akan membangun internet lebih dari 12.377 lokasi publik, kita juga akan membangun pusat data nasional, dan digitalisasi sektor pendidikan,” jelasnya. (rani)

Pos terkait