Soal Aplikasi Sirekap, Begini Tanggapan Koordiv Tekhnis KPU Selayar

INFOSULSEL.COM, SELAYAR – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kepulauan Selayar memastikan pemanfaatan aplikasi sirekap web pada tahapan dan proses hitungan suara hasil pemilihan, berjalan normal dan berhasil menunjukkan capaian hasil pemungutan serta perhitungan suara yang cukup memuaskan.

Aplikasi ini bahkan terbukti mampu menjangkau sebelas wilayah kecamatan daratan dan kepulauan Selayar.

Meski demikian,  secara  kelembagaan KPU mengaku belum bisa mengumumkan dan merealease secara resmi perolehan hasil.

“Perolehan hasil akan kami umumkan secara resmi setelah mendapat penetapan melalui rangkaian rapat pleno rekapitulasi tingkat  kabupaten,” ucap koordinator divisi tekhnis KPU, Andi Dewantara.

“Meski belum diumumkan secara kelembagaan, akan tetapi, masyarakat tetap dapat mengakses informasi hasil rekapitulasi dan perhitungan suara, lengkap bersama lampiran form c melalui halaman website kpu, info pemilu,” tambahnya.

“Di halaman tersebut, masyarakat sudah bisa mengakses dan menyaksikan hasil final rekapitulasi dan perhitungan suara dari keseluruhan lokasi tps di sebelas wilayah kecamatan daratan dan kepulauan,” terangnya.

Lanjut Andi Dewantara menyampaikan rasa syukur, karena ditengah keterbatasan layanan jasa internet service provider (ISP) yang hanya disediakan oleh PT Telkomsel, Indosat, dan XL.

Namun satu keistimewaan tersendiri, sebab Selayar, ternyata berhasil bertengger pada posisi yang lumayan baik dan melampaui  beberapa kabupaten kota lain di Sulsel dengan dukungan kepemilikan layanan ISP yang jauh lebih memadai dibandingkan dengan Selayar.

Makassar, Maros, dan Pangkep berada  jauh di bawah posisi KPU Kabupaten Kepulauan Selayar.

Sebuah capaian yang diakuinya, tak lepas dari peran dan kerja-kerja solid tim tekhnis yang dimotori Andi Ruslan,  Mahyudin, dkk dengan dukungan optimalisasi kerja teman-teman penyelenggara, sekaligus ‘pejuang’ pilkada di level kecamatan.

“Alhamdulillah, karena target untuk menyukseskan penerapan aplikasi sirekap web; sebagai langkah terobosan baru dalam mendukung proses transparansi untuk menghadirkan kemudahan pada proses tungsura pilkada serentak tahun 2020,” tuturnya.

Dewantara berharap kedepan, agar Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI dapat melakukan upgrade dan membagi server sirekap web dalam tiga puluh tiga jalur provinsi agar masing-masing provinsi dimungkinkan untuk mengakses serta menggunakan jalur tersendiri.

Saran dan masukan ini disampaikannya sebagai bentuk evaluasi dan tawaran solusi untuk lebih mengefektifkan penerapan sirekap web, setelah melewati uji coba, kali pertama, pada penyelenggaraan pilkada serentak, tahun 2020.

Pasalnya, penerapan sirekap web terkadang masih mengharuskan kpu  untuk bersabar menunggu antrian panjang dalam memberikan akses layanan kepada pengguna aplikasi sirekap web lainnya.

Ia juga menitipkan masukan kepada pemerintah agar dapat lebih mengoptimalkan perjuagannya dalam rangka menghadirkan jaringan forji dan atau layanan 4G di setiap wilayah desa dan dusun terpencil di Kabupaten Kepulauan Selayar.

Sehingga denga demikian, agregasi operator LTE yang menggunakan tekhnologi carrier aggregation (CA) diharapkan akan dapat lebih meningkatkan dan mengaktifkan bandwidth transmisi.

Penulis: kontributor Andy Fadly Dg Biritta

Admin

Pos terkait