ARA Sosialisasikan Perda Air Limbah Domestik

  • Whatsapp
Adi Rasyid Ali.(IST)

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Wakil Ketua DPRD Makassar menggelar sosialisasi Peraturan Daerah (Perda) Kota Makassar nomor 1 Tahun 2016 tentang Pengelolaan Air Limbah Domestik di Hotel Grand Imawan, Makassar, Senin (31/5/2021).

Dalam pemaparannya, ARA, sapaan akrab Wakil Ketua DPRD Kota Makassar ini menjelaskan pentingnya warga kota Makassar memahami terkait produk hukum yang dihasilkan oleh lembaga DPRD Makassar. Salah satunya Perda Pengelolaan Air limbah Domestik.

Bacaan Lainnya

“Pengelolaan air limbah domestik harus dilakukan secara sistematis, menyeluruh dan berkesinambungan antara aspek fisik dan non fisik. Sayang dibuang begitu saja, tetapi dimanfaatkan,” kata ARA.

Kata ARA, masalah limbah tidak hanya menjadi masalah provinsi dan kota setempat, namun lebih konkretnya berada pada lingkungan keluarga itu sendiri.

“Di Bali semua rumah, hotel, restoran itu membayar iuran limbah setiap bulan. Artinya di daerah tersebut sangat memperhatikan tentang pengelolaan limbah domestiknya,” tambah ARA.

Sementara, Kepala UPT Pengelolaan Air Limbah Dinas Pekerjaan Umum (PU) Kota Makassar, Kerlinus Bumbungan menuturkan, air limbah domestik sebagai bagian dari sanitasi, harus dikelola dengan baik sebagai bentuk layanan dasar manusia yang harus tersedia.

“Pemahaman masyarakat dan ‘stakeholder’ atau pemangku kepentingan harus diperkuat melalui sosialisasi ini, tentang bagaimana mengelola sanitasi secara baik dan benar. Sehingga tidak ada lagi masyarakat yang seenaknya memasang pipa septic tank yang terhubung dengan saluran pembuangan,” jelasnya.

Sementara itu, Wakil Dekan III Fakultas Hukum Universitas Hasanuddin (Unhas), Muh. Hasrul menuturkan, sebagai warna negara yang baik maka seyogianya masyarakat taat pada aturan.

“Indonesia merupakan negara yang sangat kompleks terhadap aturan yaitu, mulai lahir hingga dikebumikan itu segalanya diatur dalam undang-undang. Sehingga, tak ada alasan warga untuk tidak menaati karena memiliki konsekuensi apabila dilanggar,” papar Hasrul. (andi)

Pos terkait