Persaingan berat di kelas 73 kg putra Olimpiade Tokyo 2020 juga menjadi alasan Rahmat Erwin hanya ditargetkan masuk delapan besar.
Di grup A kelas 73 kg putra Olimpiade Tokyo 2020, terdapat sembilan atlet yang akan bersaing. Dari sembilan atlet tersebut, total angkatan terendah yang didaftarkan adalah 330 kg sementara yang tertinggi mencapai 355 kg.
Kandidat kuat peraih medali emas kelas 73 kg putra Olimpiade Tokyo 2020 adalah lifter asal China, Shi Zhiyong. Atlet berusia 27 tahun itu merupakan perah medali emas Olimpiade Rio 2016 kelas 73 kg putra.
Total angkatan Shi Zhiyong ketika meraih medali emas Olimpiade Rio 2016 mencapai mencapai 352 kg. Shi Zhiyong juga merupakan pemegang rekor dunia kelas 73 kg putra dengan total angkatan 363 yang diukir pada 2019.
Sebelumnya, dua atlet angkat besi Indonesia sudah berhasil meraih medali di Olimpiade Tokyo 2020. Medali pertama Indonesia dipersembahkan oleh Windy Cantika Aisah pada Sabtu (24/7/2021).
Windy Cantika Aisah yang kini masih berusia 19 tahun sukses meraih medali perunggu ketika turun di kelas 49 kg putri. Satu hari berselang, Eko Yuli Irawan sukses menambah koleksi medali Indonesia.
Turun di kelas 61 kg putra, Eko Yuli Irawan sukses meraih medali perak dengan total angkatan 302 kg. Rincian dari total angkatan terbaik Eko Yuli Irawan adalah 141 kg snatch dan 165 kg clean & jerk.
Meski medali emas masih luput, Eko Yuli Irawan berhasil mengukir sejarah berkat keberhasilan mendapatkan perak di Olimpiade Tokyo 2020.(*/riel)





