Mahasiswa Begal Mahasiswa di Kampus Unhas

  • Whatsapp

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR — M Ikbal, mahasiswa mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Unhas jadi korban begal. Pelakunya, AW juga seorang mahasiwa.  Warga BTP Blok J Kota Makassar, ini mengancam korbannya menggunakan pisau dapur.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 04.00 Wita, Minggu (12/9/2021) di depan Baruga Andi Pangeran Pettarani.

Peristiwa itu dibenarkan oleh Kapolsek Tamalanrea AKP Muhammadi Mukhtari. Dari hasil kejahatannya AW berhasil membawa kabur ponsel milik Ikbal

“Korban nya bernama Muhammad Ikbal, mahasiswa Fakultas Ilmu Budaya Unhas. Kejadiannya sekitar pukul 04.00 subuh di depan Baruga Andi Pangeran Pettarani,” katanya, Senin (13/8/2021).

Kejadian itu berawal saat korban baru saja keluar dari fakultasnya. Ia melintas di depan Fakultas Hukum Unhas. Korban tak sadar telah dibuntuti oleh pelaku yang juga mengendarai sepeda motor.

Di tempat sunyi korban diadang dan ditodong menggunakan pisau dapur. Sepeda motornya dirusak.

“Kau pilih nyawamu atau hartamu,” ancam AW seperti ditirukan oleh Kapolsek, Mukhtari.

Ikbal tak berdaya. Takut karena nyawanya terancam ia pun pasrah telepon genggamnya dirampas. Pelaku lalu kabur meninggalkan Ikbal seorang diri.

Saat itu juga korban melaporkan kejadian yang menimpanya ke pihak sekuriti kampus lalu meneruskannya petugas Polsek Tamalanrea, yang saat itu tengah bersiaga di depan kampus Unhas untuk mengantisipasi aktivitas balap liar.

Mendapat laporan terebut petugas lalu menyisir sekitar lokasi kejadian. Petugas curiga melihat sepeda motor tak bertuan terparkir di dekat trotoar kampus.

Petugas curiga. Lalu mencari pelaku. Tak butuh waktu lama untuk menemukan pelaku.  Tak jauh dari tempat motor itu diparkir pelaku ditemukan bersembunyi di dalam taman kampus Unhas.

AW pun digiring ke Polsek Tamalanrea. Dari tangannya ditemukan barang bukti HP hasil kejahatannya. Juga sepeda motor yang dikendarai pelaku.

Selain itu petugas juga menyita pisau dan minuman keras yang disimpan di dalam bagasi motornya. Pelaku bakal dijerat Pasal 356 KUHPidana tentang pencurian dan kekerasan dengan ancaman sembilan tahun penjara.(riel)

Pos terkait

Tinggalkan Balasan