Di Porda Bantaeng 2014, total medali yang dikumpul masing-masing 57 emas, 46 perak dan 57 perunggu Total 160 keping. Sementara Porda XIV Pangkep 2010 dari 188 keping medali, 79 di antaranya emas, 49 perak dan 60 perunggu. Total 188 keping medali.
Akan haknya di Porda XIII Kabupaten Bone pada 2006 lalu ada 93 medsli emas, 52 perak dan 51 perunggu. Total 196 keping. Untuk Porda XII Kabupaten Luwu tahun 2002, total 143 keping medali dengan rincian 68 emas, 47 perak dan 28 peruggu.
Ahmad Susanto menjelaskan untuk Pemusatan Latihan Daerah (Puslatda) akan dilaksanakan serentak empat bulan jelang pelaksanaan Porprov. Namun ada beberapa cabor yang sejak Januari lalu sudah melakukan persiapan matang. Di antaranya cabor tinju.
Cabor yang diketuai Muh Tawing ini meloloskan 13 atletnya. Target di Porprov nanti 10 emas, 2 perak 1 perunggu. Target ini sesuai dengan hasil Pra kualifikasi Porprov di Parepare 2021. Saat itu Makassar keluar sebagai juara umum.
“Kami sejak Januari sudah melakukan persiapan di Makodam XIV Hasanuddin. Ada 13 atlet (3 putri dan 10 putra) sudah siap tempur,” timpal Mayor Vilipus, manajer tim tinju Kota Makassar.
Artinya, atlet Makassar memiliki modal persiapan cukup bagus jelang bertarung di Porprov Sulsel September mendatang.
“Karena itu dengan persiapan yang cukup, saya yakin target yang telah ditetapkan, atlet-atlet Makassar bisa berprestasi dan bisa banyak memecahkan rekor,” sebut Ahamd Susanto.
Selain itu, dia memberi perhatian pada kondisi kebugaran atlet yang dipantau langsung oleh tim sports sciencend dan tim monitoring dan evaluasi (monev), baik pada aspek fisik, biomekanik, kesehatan, gizi, dan kondisi psikologi para atlet.
Daeng Buang, sapaan tokoh muda yang banyak menghabiskan waktunya membina atlet muda sepakbola dan futsal ini berharap pada Mei nanti selama pelaksanaan Puslatda, atlet sudah pada tahapan peaking program. (risal)
https://www.youtube.com/watch?v=hUAq8hYnWJg





