LBSR 2022 Ajang ‘Balap Liar’ Tapi Beraroma Kejurnas

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR — Kamu sering ikut balapan liar? Nah dari pada kamu meresahkan masyarakat dengan ulah kamu di jalan, mending kamu ikut balapan resmi yang dikhusus untuk komunitas pembalap liar.

Namanya Lantang Bangngia Street Race (LBSR) 2022. Venuenya di Center Poin of Indonesia (CPI). Bendera star sudah dikibarkan Senin dan Selasa 25-26 April. Balapannya  dari siang sampai tengah malam.

Ini tempat bagi kalian yang suka balap ‘cokko-cokko’.  Arenanya resmi. Lintasannya sangat mendukung. Melebihi lintasan ajang Kejurnas. Ratusan ban pengaman dan pagar barikade dipasang di sisi kiri kanan lintasan. Aman. Karena tak ada penonton yang lalu-lalang.

“Seluruh perangkat disiapkan sesuai standar kejuaraan resmi berskala nasional,” jelas Ketua Panitia Pelaksana Chandra S. Djania yang juga menjabat sebagai Kepala Bidang (Kabid ) Mobility Pengurus Provinsi Ikatan Motor Indonesia (Pengprov IMI) Sulsel.

Hal senada dikatakan H. Wawan, anoncer kawakan yang juga salah satu pengamat otomotif. Dia mengakui apa yang disuguhkan oleh panitia penyelenggara benar-benar maksimal.

“Lomba balap motor liar tapi aroma Kejurnas,” ungkap Wawan.

Ahmad Susanto, Ketua Umum KONI Kota Makassar.(FOTO: RISAL/IU)

Bukan tanpa sebab Wawan mengatakan hal seperti itu. Menurut dia, lintasan yang dibuat tidak sekadar lintasan biasa. Itulah sehingga dia mengakui lintasan lomba menjadi yang terbaik yang dia sakisikan selama ini.

“Apalagi ini hanya ajang balap bagi pembalap sekelas pembalap pemula yang diakomodir dari pelaku balap jalalan,” katanya.

Bagi Ketua KONI Kota Makassar Ahmad Susanto, event balap motor LBSR 2022 adalah ajang bagi para komunitas-komunitas balap liar di  kota Makassar  menyalurkan talentanya.

“Kami benar-benar ingin memfasilitasi para pembalap liar di Makassar agar mereka meninggalkan jalanan menuju arena balap resmi. Tentu tujuan kita yang lain agar tidak ada lagi balap liar di Makassar,” katanya.

Tujuan lain, agar bakat yang dimiliki pembalap bisa tersalurkan dengan baik.

“Mudah-mudahan akan lahir pembalap-pembalap hebat  dari event. Selanjutnya akan kita bina di klub-klub otomotif di bawah binaan IMI,” ujar Ahmad.(risal)

Pos terkait