INFOSULSEL.COM MAKASSAR – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar mengingatkan Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar berhati-hati dalam menyeleksi para calon direksi (BUMD) pada proses lelang jabatan.
Ketua Komisi D DPRD Makassar, Andi Hadi Ibrahim Baso menegaskan, lelang direksi wajib dilaksanakan secara profesional.
‘’Tidak boleh ada ‘orang titipan’. Hal ini penting untuk memilih pejabat yang memiliki kualitas dan integritas. Bukan hanya loyalitas semata,” tegas Hadi.
Ia mengingatkan adanhya keterkaitan dengan pihak eksekutif, legislatif, dan yudikatif.
Seleksi terbuka direksi BUMD ini diharapkan dapat berlangsung transparan dan profesional sehingga menghasilkan pejabat direksi yang berkualitas dan mampu mendorong peningkatan pendapatan daerah.
“Kami harapkan semua yang menjabat punya SDM yang unggul dan bisa melakukan percepatan untuk meningkatkan PAD Kota Makassar ke depan,” tegas Hadi.
Sejak enam BUMD diisi oleh Penjabat (Pj) Direksi, Hadi menilai belum nampak kinerja yang signifikan. Ia berharap panitia seleksi (pansel) lelang diharapkan mampu menilai sosok yang benar-benar mampu untuk membawa perkembangan baik bagi perusahaan daerah.
“Belum ada satupun yang membanggakan. Banyak hal yang menjadi PR bagipara direksi. Tantangannya, Makassar sebagai pintu gerbang Indonesia Timur ke depan kami harapkan BUMD bisa melakukan akselarasi dalam peningkatan pelayanan di Makassar, banyak PR,” katanya.(riel)





