Pertimbangan lain, dari hasil kunjungan kerja Dispora Sulsel, ternyata sejumlah venue di Sinjai dan Bulukumba belum rampung 100 persen.
“Terutama Tribun dan panggung stadion. Juga sejumlah venue yang masih dalam proses penyelesaian dan butuh waktu untuk proses pengerjaan,” tambah Yasir.
Hal lain, KONI Sulsel tengah menjajaki pertemuan dengan Forum CSR guna menggalang partisipasi aktif perusahaan-perusahaan di Sulsel untuk menjadi bagian dari penyelenggaraan Porprov.
“Hal ini dilakukan untuk mencukupkan kekurangan alokasi dana kepada KONI Sulsel guna membiayai Porprov,” ungkap Direktur Utama Sulsel Citra Indonesia (SCI) atau Perseroda Sulsel, ini.
Putra asal Kabupaten Bone ini mengaku sudah melaporkan pengunduran jadwal pelaksanaan Porprov kepada Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman.
“Untuk penetapan tanggal pastinya akan ditetapkan pada rapat pleno diperluas KONI Sulsel 29 Juni 2022 nanti,” tukas Yasir.
Ia yakin sebagai tuan rumah Sinjai dan Bulukumba akan mempersembahkan yang terbaik.
“Saya yakin Sinjai dan Bulukumba akan mencatatkan sejarah dalam mensukseskan Porprov. Melalui kepemimpinan dan kebijakan pak Bupati untuk mensiasati kesuksesan acara patut diacungi jempol. Karena dengan penuh keterbatasan dan suasana di penghujung pandemi ini saya melihat venue cabor sudah hampir tuntas 100 persen,” kata Yasir.(riel)




