Warga Kunjung Mae Curhat Soal KIS dan KIP, Kartini : Lengkapi Dulu Persayaratannya Nanti Saya Bantu

Kartini saat melakukan reses di Kunjung Mae.(DOK)

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Anggota Komisi D DPRD Kota Makassar melakukan reses di Jalan Cenderawasih, Lorong 31 RT.06 RW.02 Kelurahan Kunjung Mae, Kecamatan Mariso, Sabtu (6/8/2022).

Kartini menampung aspirasi warga terkait BPJS, PBI dan KIS. Salah satunya Daeng Rahman. Ia mengeluhkan peralihan kepesertaan BPJS mandiri ke KIS.

Bacaan Lainnya

“Banyak warga peserta BPJS Mandiri sulit membayar iuran karena sudah tidak bekerja akibat pengurangan tenaga kerja di masa pandemi,” ungkap Daeng Rahman, salah satu warga yang mewakili keresahan warga lainnya,

Curhatan lainnya yang diungkapkan yakni warga yang kurang mampu untuk difasilitasi memperoleh Kartu Indonesia Pintar (KIP) agar anak-anak mereka bisa bersekolah.

Menanggapi hal itu, Kartini langsung merespons keluhan warga. Ia menjelaskan mekanisme peralihan dari keanggotaan BPJS mandiri menjadi peserta KIS sudah ditetapkan dalam aturan. Pekerjaan kepala keluarga dalam kartu keluarga haruslah buruh harian lepas atau tidak bekerja.
Kartini mengakui terkait pengalihan kepesertaan dari BPJS ke KIS, memang banyak dikeluhkan masyarakat.

‘’Pengalihan kepsertaan itu ada aturannya. Syaratnya pekerjaan kepala keluarga, buruh atau tidak bekerja. Itu standar. Dinas Sosial tidak bisa memproses usulan kalau pekerjaan kepala keluarga bukan yang dua itu,” ungkap Kartini.

Oleh karena itu, dia meminta agar warga memperbarui data kependudukannya dan segera memasukkan permohonan peralihan ke Dinas Sosial. Kartini mengaku siap memfasilitasi ke Dinsos untuk mempercepat pengurusan.(riel)

Pos terkait