INFOSULSEL.CM, MAKASSAR — Sekretaris Komisi D DPRD Makassar Hamzah Hamid merespon maraknya anak jalanan (Anjal) di sejumlah lampu merah. Menurutnya persoalan anjal tak akan pernah terselesaikan dengan baik selama permasalahan kemiskinan terus terpelihara.
“Kalau bicara soal kinerja Dinsos (atasi Anjal) jauh dari harapan. Persoalan ini ada sebab akibatnya. Persoalan kemiskinan terus meningkat di Makassar. Bahkan semakin tidak terkendali,” cetus Hamzah kepada sajumlah wartawan di Kantor DPRD Makassar, Kamis (2/3/2023).
Ketua Fraksi PAN itu mengaku turun langsung mengecek penyebab warga bondong-bondong memilih jadi Anjal. Kurangnya pekerjaan menjadi penyebab dominan warga yang harus rela menjadi badut agar bisa bertahan hidup di tengah berbagai persoalan perekonomian.
“Pekerjaan bangunan bahkan sudah hampir tidak ada, manalagi yang terkena PHK. Ini jadi problem. Di sisi lain anjal tidak dibolehkan, tetapi pada sisi yang berbeda mereka harus bertahan hidup,” tambah legislator tiga periode tersebut.
Ketua DPD PAN Makassar itu, menyebut kehadiran pemerintah menjadi kunci pemberantasan Anjal, bila kehadirannya setengah-setengah, persoalan tersebut tak akan terselesaikan.
“Saya tanya ke mereka, kenapa memilih jadi Anjal. Itu adalah pilihan terakhir. Bahkan harus rela menyicil baju badut agar bisa dapat belas kasih dari masyarakat,” katanya.(*)





