Tanpa Bantuan dari Pemprov, Tim Tinju PON Sulsel Matangkan Persiapan Atlet dengan Try Out ke Bali dan Manila

Tim tinju PON Sulsel di Bali.(FOTO: DOK PERTINA SULSEL)

Berprestasi Tapi tidak Diapresiasi 

Sementara itu pelatih kepala tim tinju Sulsel Dufri Masihor mengatakan, program latih tanding ke Denpasar sangat penting. Alasannya, karena di Bali banyak lawan yang sepadan. ‘’Latih tanding ini penting bagi kami agar atlet terbiasa menghadapi lawan yang sepadan. Kami akan genjot mereka dengan serangkaian sparing yang menantang,’’ jelas Dufri Masihor.

Bacaan Lainnya

Mantan petinju nasional peraih medali emas SEA Games 1997 ini menambahkan selama menjalani training center (TC) Februari 2024 lalu anak asuhnya sulit mendapatkan lawan sepadan di Sulsel.

“Kalaupun ada lawan,  kualitasnya jauh di bawahnya. Di Bali kami mendapatkan lawan yang sepadan. Lawan tanding sesama atlet persiapan PON. Apalagi tim tinju Maluku Utara juga menjalani try out di Denpasar sebelum mereka melanjutkan program yang sama ke luar negeri,” tambah M Tawing, manajer tim tinju PON Sulsel.

Di sisi lain, Tawing yang juga Ketua Pengkot Pertina Makassar menyoroti tidak adanya support anggaran dari KONI Makassar. Padahal, ungkap dia tim tinju PON Sulsel di dominasi atlet asal Kota Makassar. “Di skuad tinju PON Sulsel ada tujuh atlet Makassar dari 12 atlet yang lolos PON. Lima di antaranya peraih medali emas pada Pra PON 2023 lalu. Sampai jelang pelaksanaan PON yang tersisa satu bulan lagi tidak ada sama sekali bantuan dari KONI Makassar. Mereka berprestasi tapi tidak diapresiasi,” cetus M Tawing.

Tawing menegaskan seharinya PON ini dijadikan momentum oleh KONI Makassar untuk membantu cabor yang telah membawa nama harum kota Makassar di kancah nasional. Untuk diketahui skuad PON Sulsel didominasi atlet asal Kota Makassar. Ada sekitar 300-an dari 408 atlet Sulsel yang lolos PON. Untuk Cabor tinju, Sulsel meloloskan 12 petinjunya. (riel)

 

Pos terkait