Harpen Reza Ali Akan Boyong Petinju Sulsel Ikut Kejuaran Dunia di Thailand

Ketua Pengprov PERTINA Sulsel Harpen Reza Ali, SE bersama sang ayah yang juga mantan Ketua Umum PP Pertina A Reza Ali mendapat kehormatan mengalungkan medali kepada pata juara kelas 51 - 54 Kg PON I Aceh-Sumut 2024. Medali emas di kelas ini diraih petinju Sulsel Josua Holy Masihor setelah di final mengalahkan petinju DKI Jakarta, Aldoms Sugoro.(FOTO: RIEL)

Terakhir Oi,  meraih medali emas kelas 51-54 Kg pada PON XXI Aceh-Sumut 2024. Di final petinju berusia 25 tahun ini mengalahkan seniornya,  petinju terbaik DKI dan eks penghuni pelatnas, Aldom Sugoro.

Untuk diketahui Aldom  salah satu andalan Indonesia di SEA Games dan Asian Games.  Sebelumnya petinju kelahiran 5 November 1996 itu meraih medali emas SEA Games 2017 di Kuala Lumpur pada kelas flyweight 49-52kg. Dia mengalahkan petinju Thailand, Tanes Onjunta.

Bacaan Lainnya

Tapi di tangan Holy pada final PON XXI lalu di Pematang Siantar, Sumut, Aldom harus mengakui kemenangan Holy. Beberapa kali dokter ring harus merawat Aldom karena pelipis kanannya robek akibat pukulan Holy yang bertubi-tubi mendarat di wajahnya.

Harpen Ali juga berharap Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulsel tidak tinggal diam. Setidaknya dapat memperhatikan atlet yang berprestasi.  “Pemerintah harus hadir memberi dukungan. Agar petinju Sulsel yang akan mewakili Indonesia di kancah dunia bisa lebih termotivasi,” tambah Harpen.

Sementara Ketua Harian Pengprov Pertina Sulsel, Letkol CPL Vilipus mengatakan prestasi dan keikutsertaan Holy di ajang Internasional ini diharapkan bisa menular ke petinju-petinju lainnya di Sulsel.

“Keikutsertaan Holy diajang internasional ini diharapkan dapat menjadi motivasi, dan pengalaman. Dan yang terpenting hal ini bisa menjadi perhatian pemerintah, untuk mensupport atlet kita,” jelas Letkol CPL Vilipus yang sehari-hari menjabat sebagai Komandan Detasemen Peralatan Dandenpal XIV/1 Watampone.(riel)

Petinju andalan Sulsel yang mewakili Indonesia di Kejuaran Tinju Dunia di Uzbekistan 2023 lalu saat menghadapi petinju Hungaria, Roland Veres. (IBA)

Pos terkait