Ditantang Petinju NTT, Petinju Sulsel Holy Masihor Optimis Menang

Ketua Pengprov PERTINA Sulsel Harpen Reza Ali menyerahkan medali emas kepada petinju Sulsel Josua Holy Masihor peraih medali emas kelas 51-54 Kg pada PON XXI Aceh-Sumut di GOR Universitas HKBP Nommensen, Pematangsiantar, Sumut.(FOTO: SRI SYAHRIL)

Tim Tinju Sulsel selama ini dilatih oleh Dufri Masihor. Purnawirawan TNI Angkatan Darat (AD) ini juga seorang mantan petinju nasional. Prestasi tertingginya, meraih medali emas SEA Games 1997. Josua Holy Masihor adalah putra sulungnya.

Dufri juga yang membawa 12 atlet tinju Sulsel di PON 2024 lalu. Termasuk Josua Holy Masihor,  peraih medali emas PON XXI Aceh-Sumut 2024. Di final Holy, sapaanya mengalahkan Aldoms Sugoro. Petinju andalan DKI. Ini medali emas terakir untuk Sulsel di PON 2024.

Bacaan Lainnya

Aldoms, lawan yang dihadapi Holy di final bukan petinju biasa. Di dunia tinju amatir, Aldom Sugoro adalah petinju senior yang cukup disegani di kelasnya. Prestasinya cukup mentereng. Di antaranya peraih emas di kelas layang (50kg) pada SEA Games XXIX/2017 di Kuala Lumpur.

Di dua PON sebelumnya, PON XIX 2016 Jawa Barat dan PON XX Papua 2020 Aldoms meraih medali perak. Kala itu Holy meraih medali perunggu. Holy petinju pendatang baru di PON Papua, saat itu. Sementara Aldom merupakan petinju andalan Indonesia yang sudah cukup berpengalaman di pentas tinju nasional.

Dufri Masihor pelatih kepala tim tinju Sulsel saat melatih Josua Holy Masihor di GOR Pemuda, Jl. AP Pettarani.(DOK)

Pos terkait