INFOSULSEL.COM, PAREPARE | Ditengah jeritan akibat minimnya bantuan anggaran dari Pemprov Sulsel, pengurus Cabor tetap komitmen. Mencari bibit atlet baru bertalenta lewat babak Kualifikasi PORPROV. Semua demi mengharumkan nama Sulawesi Selatan (Sulsel) di kancah nasional dan internasional. Tapi di sisi lain Gubernur Sulsel ogah dan masa bodoh.
Pengurus Provinsi Persatuan Tinju Amatir Indonesia (Pengprov PERTINA) Sulsel akan menggelar Babak Kualifikasi/Pra pekan Olahraga Provinsi (PORPROV) Tinju . Event ini dilaksanakan di Gedung Olahraga (GOR) Lompu’E, Kota Parepare, 15 – 21 Oktober 2025. Pesertanya 187 petinju. Putra dan putri. Mereka berasal dari 18 kabupaten-kota. Para petinju muda ini akan bermain di 20 kelas berbeda. Masing-masing 11 kelas putra dan 9 kelas putri.
Ketua Pengprov PERTINA Sulsel, Harpen Reza Ali menyebut, pelaksanaan Pra PORPROV Tinju kali ini akan jauh lebih berkualitas. Alasannya, karena akan diawasi oleh Technical Delegate (TD) asing berliseni International Technical Official (ITO) Internasional Boxing Association (IBA), organisasi badan tinju amatir dunia.
‘’Di olahraga manapun, mereka yang berlisensi ITO adalah orang yang memiliki sertifikat tertinggi internasional. Termasuk Olimpiade dan Commonwealth Games,” jelas Harpen Reza Ali saat ditemui di Makassar, Selasa, 14 Oktober 2025 malam.
Putra tokoh olahraga nasional asal Sulsel A. Reza Ali ini menambahkan, sengaja mendatangkan wasit berlisensi tertinggi dunia dan scorring digital system juga dari luar negeri demi menjaga kualitas event yang nantinya benar-benar bisa melahirkan atlet bertalenta dan berkualitas.
‘’Pertina Sulsel terus mendorong agar olahraga tinju tetap aktif dan kompetitif melalui event resmi. Demi menjamin kualitas pertandingan dan bisa melahirkan atlet yang benar-benar bertalenta, kami sengaja mendatangkan perangkat pertandingan yang juga punya kualitas internasional,” jelas Harpen.
Apalagi, kata dia, selain ajang pembinaan, Pra PORPROV ini juga dijadikan sebagai wadah untuk menyeleksi atlet berbakat yang akan diproyeksikan menghadapi Pra PON 2027 dan PON XII NTB – NTT 2028,’’ ungkap Harpen Reza Ali.





