Pengurus Cabor Serius, Gubernur Masa Bodoh
Hal senada dikatakan Sekretaris Pengprov PERTINA Sulsel. ‘’Ini adalah bentuk keseriusan dan komitmen kami yang memang benar-benar ingin memajukan olahraga tinju di Sulsel. Tidak hanya sekadar omon-omon, tapi benar-benar dibuktikan secara serius,’’ cetus Sri Syahril yang bertindak sebagai penaggungjawab event.
Mendatangkan TD berlisensi ITO, lanjut Sri, bukan sekadar gagah-gagahan. ‘’Ini sebagai bukti bahwa PERTINA Sulsel sangat serius membina atlet. Kami juga ingin memastikan semua peraturan dan regulasi yang berlaku dijalankan dengan baik dan benar. TD asing, apalagi berlisensi ITO, punya komitmen dan tanggung jawab besar menjaga integritas dalam memimpin dan mengawasi jalannya pertandingan,” tegas wartawan olahraga senior yang sudah lebih 36 tahun menekuni porfesinya ini.
Di sisi lain di tengah keseriusan pengurus cabor membina atlet, namun sebaliknya Pemprov Sulsel malah ogah-ogahan. Seolah memandang sebelah mata prestasi yang telah diraih para atlet selama ini. Hal ini terbukti dengan minimnya anggaran yang disiapkan.
”Ini bukti Pemprov Sulsel tidak serius dan tidak peduli terhadap kemajuan dan prestasi olahraga di Sulsel. Sebagai bukti, dukungan anggaran yang digelontorkan sangat-sangat minim. Sarana dan prasarana olahraga di Sulsel pun ibarat kata pepatah ‘jauh panggang dari api,” katanya.
‘’Kalau Pemprov Sulsel benar-benar serius ingin memajukan olahraga dan ingin atletnya berprestasi, siapkan dong anggaran yang memadai. Termasuk tentu saja sarana dan prasarana. Ini, mana ada? Semua jauh dari kata cukup,” cetus Sri, setengah berteriak.
Oleh karena itu dia meminta kepada Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman untuk serius memimpin daerah ini. ”Seharusnya, dia meniru gaya kakaknya, Andi Amran Sulaiman Menteri Pertanian yang memang benar-benar pemimpin yang serius menjalankan amanah,” ungkapnya.
“Kami berharap Pemprov provinsi dan dinas terkait merespons keluhan pengurus cabang olahraga dan para atlet yang selama ini bergelut dengan kendala pembiayaan. Dukungan anggaran yang memadai menjadi bentuk apresiasi atas prestasi para atlet yang selama ini telah mengharumkan nama Sulsel di kancah nasional dan internasional. Jangan sampai ada lagi atlet Sulsel yang berprestasi internasional kabur dan memilih daerah lain,” tegas Sri.(riel)






