Bantuan Pemprov Minim, MPI Sulsel Gelar BK PORPROV, Atlet Muda Berburu Prestasi

Ketua Pengprov MPI Sulsel, ST Diza Rasyid Ali (tengah) bersama dua atlet Modern Pentathlon Sulsel Sri Wahyuni dan Yusril masing-masing meraih medali perak di Southeast Asian Championships 2024 di Pattaya, Thailand, Senin (22/4/2024).(FOTO: HUMAS MPI SULSEL)

Pesertanya ada puluhan. Mereka akan berebut podium tertinggi di belasan nomor pertandingan. Masing-masing di kategori Triathle Individu ada nomor pertandingan lari 5 x 600 m, running 4 x 5, hit Shooting (10 m) dan 1 x 200 m . Lalu di kategori Swimming Triathle Mixed. Lari 2 x 600 m, 2 x 5 hit Shooting (10 m) dan 1 x 100 m.

Kemudian di kategori Swimming Laser Run Individu. Peserta wajib lari 5 x 600 m dan running 4 x 5 hit Shooting (10 m) . Di kategori Laser Run Mixed lari 2 x 600 m dan 2 x 5 Hit Shooting (10 m). Obstacle, individu dan laser. Terakhir, obstacle 6 rintangan 5 x 600 m lari.

Bacaan Lainnya

Mantan manajer PSM Makasar dan Persija Jakarta, ini, mengungkapkan di Sulsel banyak atlet berbakat. Hanya saja Pemprov Sulsel kurang peduli dengan pembinaan dan prestasi olahraga.

“Ini yang kita sangat sayangkan. Anggaran yang disiapkan terlalu minim. Ibarat kata pepatah, lebih besar pasak dari pada tiang.  Padahal kita banyak atlet berbakat. Tapi karena minim anggaran, Pemprov Cabor tidak bisa melaksanakan program pembinaan secara maksimal,” cetus Diza Ali.

 

Pos terkait