Tepat pukul 08.00 WITA, di samping tubuh kaku sang ayah yang membisu tertutup kain hijau, kalimat ijab kabul diucapkan. Tangis haru pecah. Menembus dinding rumah duka. Menyatukan rasa syukur atas ikatan suci dan duka mendalam atas kepergian sang pelindung keluarga.
Sekitar satu jam kemudian, tepat pukul 09.00 WITA, iral-iralan ribuan pelayat mulai melangkah lambat mengantar almarhum menuju peristirahatan terakhir di Taman Pemakaman Umum (TPU) Panaikang. Lautan manusia memadati jalanan. menjadi saksi betapa Almarhum Andi Erwin Hatta, dicintai banyak orang.
Tampak di antara kerumunan pelayat, para tokoh penting tak mampu menyembunyikan rasa kehilangan. Mantan Wali Kota Makassar periode 2014–2024, Moh Ramdhan “Danny” Pomanto, terisak pelan di samping pusara sahabat dekatnya itu. Hadir pula tokoh politik dan pengusaha A. Reza Ali. Juga Wali Kota Makassar Munafri Arifuddin.
Ratusan kader Pemuda Pancasila yang dipimpin Ketua MPW Pemuda Pancasila, ST Diza Rasyid Ali, juga hadir dalam suasana duka. Diam menahan tangis. Kesetiaan mereka telah terpancar sejak menjemput jenazah di bandara pada Rabu petang, 12 Agustus 2026, kemarin hingga mengantarkan saudara tak sedarahnya itu hingga ke peristrahatan terakhir Almarhum.






