2017, Investasi di Sulsel Naik 302 Persen

Aktivitas bongkar muat di Pelabuhan Soeta, Makassar.

INFOSULSEL.com, MAKASSAR—Peningkatan grafik investasi di Sulawesi Selatan tahun 2017 naik cukup drastis.  Tahun 2016 triwulan ke ll hanya Rp 1,5 Triliun. Tahun 2017 periode yang sama naik menjadi Rp 4,7 T atau meningkat 302%.

“Ini tidak lepas dari kerja sama pemerintah kabupaten /kota dengan pemerintah pusat khususnya dalam memberikan peluang investasi penanaman modal di SulSel,” jelas Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo (SYL).

Menurut SYL potensi SDA di Sulsel kedepannya sangat bagus untuk di kelola. Karena telah tersedia banyak dan mampu memenuhi kebutuhan yang diinginkan. “Ini merupakan modal tersendiri bagi wilayah SulSel tinggal bagaimana kita kelola serta aktif mempromosikan Sulsel di manca negara,” ujar Syahrul.

Sejak memimpin Sulsel SYL telah banyak melakukan terobosan dan percepatan pembangunan di bidang infrasruktur yaitu dengan mengerjakan mega proyek di berbagai daerah. Diantaranya pembangunan Kereta Api Trans Sulawesi dan Underpass Simpang Lima Bandara.

Hal tersebut terlihat juga dari banyaknya Penanaman Modal Dalam Negeri (PMDN) dengan mengerjakan Proyek listrik di kabupaten Luwu, Sinjai, Toraja Utara, Industri makanan yaitu cold storage dan induk pakan di kabupaten Gowa serta lima proyek perumahan di Makassar.

“Sedangkan untuk Penanaman Modal Asing telah dibangun industri makanan (industri kakao) , pembangunan listrik PLTU Jeneponto, PLTB sidrap serta jaringan telekomunikasi berupa jasa internet dan Telkom nirkabel,” katanya.

Gubernur yang telah meraih 207 penghargaan sejak tahun 2008 ini telah menunjukkan dirinya sebagai Gubernur yang tidak hanya piawai dalam memanejemen pemerintahan namun juga memberikan kesempatan dalam mengambil kebijakan untuk memudahkan PMDN dan PMA berinvestasi di Sulsel.

Ketua APPSI ini telah membuktikan bahwa Sulsel juga mampu memberikan kenyamanan kepada pelaku investasi terbukti dengan berhasilnya Provinsi Sul sel dalam laporan keuangannya meraih opini wajar tanpa pengecualian WTP 6 kali berturut turut, tentunya menjadi jaminan bagi investor menanamkan modalnya.

Saat ini Syahrul memfokuskan program strategi 3M + 1B yaitu Maju, Mandiri, Modern dalam Satu Kebersamaan bagi kesejahteraan seluruh masyarakat Sulsel. (ril)

Pos terkait