Dewan Sebut Pengunaan Dana BOS Tidak Transparan, Inspektrat: Sudah Benarmi

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR- Anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Makassar, Hamzah Hamid mendesak inspektorat melakukan pengawasan dan pemeriksaan penggunaan dana Bantuan Operasional Sekolah(BOS) yang ada di sekolah.
Legislator PAN itu, pada ajaran baru banyak sekolah yang melakukan cara ilegal dalam menarik keuntungan, termasuk dengan menarik uang dari siswa guna membeli buku mata pelajaran. Olehnya itu, Hamzah mendesak agar penyaluran dan pemeriksaan penggunaan dana BOS dilakukan secara transparan.
“Sebagai pembelajaran pada 2016 lalu,  inspektorat yang seharusnya mengawasi penyaluran akibatnya orang tua siswa sekolah punya modus untuk mencari untung,” ungkapnya di Kantor DPRD Makassar belum lama ini.
Ia menyebutkan pengunaan dana BOS yang dipublikasikan secara transparansi tahun lalu hanya 20 persen dari 500 sekolah yang menerima dana tersebut.”Selebihnya tidak diketahui dana dibelanjakan untuk apa itulah ke depannya pengelolaan dana BOS harus transparansi,” ucapnya.
Ketua Fraksi PAN ini menuturkan pihak sekolah juga harusnya mempresentasikan dana BOS yang dibelanjakan untuk sekolah. Misalnya, untuk biaya kesejahteraan guru persentasenya berapa, perbaikan gedung, dan jumlah pengadaan buku.
Sementara itu, Kepala Inspektorat Kota Makassar, Zainal Ibrahim membantah jika dana tersebut disalurkan secara transparans bahkan, ia mengaku rutin mengaudit penggunaan dana BOS masing-masing sekolah setiap tahun.
“Penyaluran dana bos di seluruh sekolah di makassar selalu bersifat terbuka tidak ada yang ditutupi, “katanya.
Bahkan ia mengatakan pihaknya tahun lalu hanya bisa menjangkau 100 sekolah per tahun dari 500 sekolah yang menerima dana BOS. Sebab, keterbatasan dalam sumber daya manusia (SDM).
 Penulis : Marul
Editor : Anwar

Pos terkait