INFOSULSEL.COM, MALANG—PSM Makassar membuktikan dirinya sebagai tim calon juara. Menghadapi Arema FC di kandangnya, Stadion Kanjuruhan pada pekan ke-22 lanjutan Liga 1 2017, anak-anak Makassar seakan memberi pelajaran bagaimana bermain bola yang benar kepada tuan rumah.
Tiga gol dicetak hanya dalam tempo 14 menit. William Jan Pluim membuka gol pertama di menit ke-6. Ferdinand Sinaga menambah keunggulan tiga menit kemudian menjadi 2-0. Striker anyar PSM yang diimpor dari Uzbekistan di putaran kedua,
Sejak menit awal Ardan Aras dan kawan-kawan langsung mengambil inisiatif serangan. Seperti bermain di kandang sendiri, sejak menit awal anak-anak Makassar menguasai jalannya pertrandingan.
Meski tak didampingi Robert Alberts yang absen karena menjalani sanksi, namun dari luar lapangan ia mampu membaca kelemahan Arema. Dan, kekawatirkan Joko Susilo, terbukti. Tiga gol mampu disarangkan tiga pemain PSM.
Joko memang memahami karakter Rene Alberts, mengingat ia pernah menjadi asisten pelatih asal Belanda itu kala menangani Singo Edan. Walau kerap menurunkan materi pemain tak jauh berbeda, Rene Alberts dianggap piawai dalam meramu taktik permainan.
Kekwatiran Getuk, sapaan Joko Susilo pun akhirnya terjadi. PSM sementara unggyul 3-0 di babak pertama.
Arema FC
Dwi Kuswanto, Ahmet Atayew, Syaiful Indra Cahya, Beny Wahyudi, Johan Ahmat Farizie, Hendro Siswanto, Ferry Aman Saragih, Adam Alis, Juan Pablo Pino, Dendi Santoso, Cristian Gonzales
Cadangan
Utam Rusdiana, Junda Irawan, Arif Suyono, Marko Markus Kabiay, Nasir, Dedik Setiawan, Muhammad Rafli
PSM Makassar
Rivky Mokodompit, Fathul Rachman, Hendra Wijaya, Steven Paulle, Zulkifli Syukur, Ardan Aras, Arfan, Marck Anthony Klok, Willem Jan Pluim, Ferdinan Sinaga, Pavel Purishkin
Cadangan
Syaiful, Reva Adi Utama, Wastiat Hasbullah, Rizky Pellu, Zulham Zamrun, M Rahmat, Titus Bonai





