INFOSULSEL.COM, MAKASSAR- Dinas Kepemudaan dan Olahraga (Dispora) Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan (Pemprov Sulsel) berjanji akan terus menggenjot pembangunan Stadion Barombong. Stadion yang akan menjadi kebanggaan masyarakat Sulawesi Selatan itu direncanakan akan diresmikan 16 Maret 2018.

Kepala Bidang Perencanaan Prestasi Olahraga Dispora Sulsel, Muhlis Mallajareng menjelaskan pembangunan stadion bertaraf internesaional itu tidak akan berhenti sebe,um rampung. Bahkan sejumlah progres perencanaan gencar dilakukan. Salah satunya dengan kegiatan workshop yang membahas rencana pembangunan lanjutan tribun utara, tribun barat dan selatan dan lainnya untuk memenuhi syarat formal agar betul-betul menjadi stadion bertaraf internasional. Apalagi tahun ini ada kucuran dana Rp 95 miliar.
“Kami harapakan output kegiatan ini untuk meningkat standar perencanaan pembangunan Stadion Barombong agar memenuhi standar internasional,” kata Muhlis Mallajareng di sela Seminar FGD Hasil Perencanaan Pembangunan Stadion Barombong 2017 di Clarion, Rabu (16/8/2017).
Menurutnya, dari perencanaan tiang yang diajukan perlu ada masukan agar tidak mengganggu jadwal yang akan dilaksanakan. Rencananya pada 17 dan 18 Agustus desain Stadion Barombong sudah diserahkan ke ULP sebagai panitia lelang.
“Untuk lelang ada mekanisme sendiri. Kami hanya mengurusi administrasi. Hal tersebut sudah dipenuhi dan menjadi alat proses pertanggungjawaban,” tambahnya.
Dari perencanaan awal, menurutnya, tidak terdapat perubahan signifikan hanya terkait kelengkapan stadion untuk memenuhi standar internasional.
Sampai pertengahan Agustus ini pembangunan stadion yang digagas Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo ini baru mencapai 61,2 persen. Pemprov dan Pemerintah pusat sudah menggelontorkan dana sekitar Rp 202 miliar. Rinciannya Rp 42,3 M dana APBN yang digelontorkan selama tiga tahun anggaran dan Rp 160 M dari APBD Sulsel. Awalnya Pemprov Sulsel menganggarkan Rp 330 miliar untuk pembangunan stadion ini.
Ketua Komisi E DPRD Sulsel, Kadir Halid menyatakan untuk menyelesaikan Stadion Barombong tidak cukup hanya Rp 330 Miliar. Ia berjanji akan membantu Pemprov Sulsel melobi ke komisi X DPR RI agar bisa mendapatkan dana.
“Kalau hanya Rp 330 M dengan standar AFC dan FIFA, pasti tidak cukup. Setidaknya sekitar Rp 500-an miliar,” ungkap Kadir Halid saat melakukan kunjungan ke stadion yang mulai dibangun sejak tahun 2011 itu, Kamis (3/8/2017) lalu.
Penulis : Rill





