INFOSULSEL.COM, MAKASSAR — Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan melalui Dinas Kesehatan Sulsel menorehkan prestasi membanggakan di tingkat nasional sebagai dinas provinsi dengan Pelaksanaan Kesehatan Haji Istitoah Terbaik Tahun 2017.
Penghargaan tersebut diterima Kepala Dinas Kesehatan Pemprov Sulsel Rachmat Latief dari Menteri Kesehatan RI Nila Djuwita F. Moeloek di Hotel Bidakara Jakarta, Rabu (1/11/2017).
Penghargaan ini diberikan karena pelaksanaan haji musim 2017 mengikuti aturan pemberangkatan dengan patuh dan sangat baik.
Rahmat Latief menjelaskan, penilaian dilakukan secara holistik. Dinilai sejak awal pemeriksaan, keberangkatan, embarkasi, selama di Arab saudi sampai kepulangan. Termasuk pembinaan CJH yang daftar tunggunya panjang.
“Pemberangkatan jamaah haji sesuai persyaratan. Jika tidak memenuhi syarat tidak kita berangkatkan,” jelas Rachmat Latief dalam keterangan tertulisnya yang diterima INFOSULSEL.COM, Rabu malam,
Dinas Kesehetan Sulsel selama ini tidak mau melanggar aturan dan berupaya bertindak tegas dengan peraturan yang ada. ‘’Ini untuk menghindari segala resiko yang memungkinkan dapat terjadi,” katanya.
Salah satu contoh kasus yang dialami tahun ini adalah salah satu jamaah dibatalkan berangkat karena tim kesehatan Panitia Penyelenggaraan Ibadah Haji (PPIH), mendapati CJH mengidap gagal ginjal.
Jamaah tersebut dinilai tidak istitaah (tidak layak) terbang. Permenkes juga melarang. CJH itu lalu melaporkan masalahnya ke Ombudsman Sulsel. “Inilah buah manisnya, sehingga Sulsel meraih penghargaan ini,” ucapnya.
Dengan diraihnya penghargaan ini, Rachmat Latief yakin, Dinas Kesehatan Sulsel dapat lebih meningkatkan pelayanan kesehatan haji kepada masyarakat.
Penulis : Herman
Editor : Aril





