INFOSULSEL.COM, MAKASSAR– Rapat Penepatan Paripurna Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) Perubahan 2017 oleh Badan Musyawarah (Bamus) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Makassar berjalan alot.
Hal ini disebabkan adanya sejumlah anggota dewan yang menilai jika hasil yang akan diparipurnakan belum final dan masih harus dilakukan pembahasan lanjutan.
“Yang akan diparipurnakan ini saya anggap belum final. Karena itu kami tolak jika akan ditetapkan,” tegas egislator Fraksi Partai Nasdem, Supratman di ruang rapat Bamus, Selasa (7/11/2017).
Supra sapaannya menilia point-point deviden dari perusahaan daerah serta dan sejumlah pekerjaan yang akan disahkan dalam APBDP tidak rasional.
“Ada SKPD yang mendapat anggaran sangat besar dari perubahan ini dibadingkan di anggaran pokok. Sementara waktu pekerjaan sudah sangat sempit,’ ujarnya.
Legislator Partai Golkar, Rahman Pina mengamini. Mantan jurnalist ini menilai ada sejumlah poin yang belum disepakati oleh seluruh anggota banggar.
“Yang akan ditetapkan ini belum dibacakan poin per-poin. Karena itu kami minta agar banggar melakukan rapat ulang,” kata Legislator dua periode itu.
Penulis : Desi
Editor : Aril





