INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Hujan deras yang mengguyur kota Makassar beberapa hari terakhir ini membuat ribuan rumah warga di beberapa tempat terendam banjir.
Ribuan pula warga terpaksa mengungsi ke tempat yang lebih tinggi. Ada juga yang memilih bertahan di rumahnya karena takut harta bendanya disatroni pencuri.
Data yang diperoleh dari Badan SAR Nasional (Basarnas) Makassar, daerah yang kebanjiran sangat parah berada di Kelurahan Katimbang, Kecamatan Biringkanaya. Tinggi air ada yang mencapai 1 meter menggenangi ratusan rumah yang dihuni sekitar 2.000-an warga.
Selain itu, sejumlah daerah di Kota Makassar, seperti Paccerakkang, Swadaya, Ballaparang, Barabaya, Kelapa Tiga, Abdullah Daeng Sirua, Romang Tangaya, Antang, dan Borong, juga terendam banjir.
Sebagian ruas jalan utama atau jalan trans-Sulsel di Kota Makassar juga terendam banjir. Diantaranya Jalan Perintis Kemerdekaan, Jalan Urip Sumoharjo, dan Jalan AP Pettarani.
Kepala Seksi (Kasi) Operasional Basarnas Makassar Basri mengatakan, tim sudah tersebar di beberapa titik di Kota Makassar guna membantu warga. Selain itu SAR Brimob, SAR Pemuda dan PMI, SAR Sakura dan BPBD Kota Makassar juga sudah berada di lokasi banjir.
Hingga Kamis siang ini Makassar masih terus diguyur hujan deras. Sejauh ini, tidak ada korban jiwa.
“Diperkirakan ada ribuan rumah di Kota Makassar yang terendam banjir. Yang masuk laporannya secara detail baru dari Kelurahan Katimbang, Kecamatan Biringkanaya. Sedangkan untuk daerah lain, belum ada laporannya. Tapi tim sudah di beberapa titik lokasi banjir,” jelas basri, Kamis (21/12/2017).
Yim Basarnas yang ke lokasi banjir membawa perahu karet untuk mengevakuasi warga. Semua tim saling berkoordinasi. Beberapa posko di dekat lokasi banjir juga sudah didirikan.
Sementara itu air di waduk di Antang dan aliran anak sungai Je’neberang serta sejumlah kanal di Jalan Toa Daeng III, Kelurahan Bangkala, Kecamatan Manggala, meluap sejak dua hari terakhir. Ini menyebabkan jalan-jalan di sekitarnya terendam.
Penulis : Desy-Asri Syah





