INFOSULSEL.COM, MAKASSAR — CEO PSM Makassar, Munafri Arifuddin mengaku menyayangkan Ferdinand Sinaga meninggalkan PSM dan berlabuh ke Kelantan FA.
‘’Tapi, saya tidak mau menghalang-halangi siapapun yang ingin berkarier di klub lain, termasuk main di klub luar negeri. Apalagi dengan alasan ingin mengembangkan kemampuannya, termasuk Ferdinand. Karena itu sudah jadi keputusan dia tidak mungkin saya larang,” kata Appi, sapaanya pada jumpa media di Hotel Aryaduta, Rabu (3/1/2018) sore.
Ferdinand memutuskan tidak memperpanjang kontraknya di PSM pada Senin (1/1/2018). Kabar itu ia sampaikan langsung ke Appi melalui telepon.
“Dia menyampaikan ke saya ada klub Malaysia yang menawarinya. Saya sudah berusaha untuk menahan agar dia mau bertahan di PSM. Tapi dia memilih keluar,” ungkap Appi.
Pemain yang menggunakan nomor punggung 3 di PSM musim Liga 1 2017 itu lebih memilih berlabuh di Kelantan FA, salah satu klub yang bermain di kasta tertingi Liga Malaysia.
Kepergian Ferdinand sebenarnya jadi pukulan berat buat PSM. Apalagi pemain terbaik ISL 2014 ini sangat dibutuhkan oleh tim. Musim lalu pemain kelahiran 18 September 1988 ini menjadi top skor. Bersama Wiljan Pluim kedua pemain ini sama-sama mengoleksi 12 gol.
Appi mengakui susah mendapatkan pemain bertipikal seperti Ferdinand. Apalagi dalam kondisi seperti sekarang ini dimana waktu kompetisi sudah makin dekat. Keputusan yang begitu mendadak ini juga membuatnya heran.
“Padahal kami sudah sepaka soal nilai kontrak. Malah saya yang meminta Ferdinand tinggal memilih mau dikontrak berapa tahun. Malah dia sendiri yang minta dikontrak dua tahun,,” ungkap Appi.
Ferdinand, kata Appi memang belum terikat kontrak. Karena manajemen PSM berencana kontrak pemain lokal dilakukan dalam waktu yang bersamaan. Meski begitu ia tetap berharap suatu saat Ferdinand mau kembali berbaju PSM.
Penulis : Asri Syahril





