INFOSULSEL.COM, MAKASSAR — PSM Makassar akan melakoni laga terakhir babak penyisihan grup A Piala Presiden 2018, di Stadion Stadion Gelora Bandung Lautan Api, Gedebage, Jumat (26/1/2018).
Lawan yang dihadapi kali ini adalah tuan rumah, Persib Bandung. Pelatih PSM Robert Albert memboyong 18 pemain. Seperti di dua laga sebelumnya kali ini pun pelatih asal Belanda itu tanpa target.
Duo gelandang sekampung Robert dari negeri Kincir Angin, Wiljan Pluim dan Marc Klok, tidak ikut diboyong. Begitu juga dengan striker anyar Juku Eja, Guy Junior.
“Pluim lagi pemulihan cedera. Sedangkan Marc Klok dan Guy Junior sengaja saya simpan untuk memberi kesempatan kepada pemain lain,” katanya Robert.
Pelatih asal Belanda ini sengaja tidak memboyong skuad terbaiknya. Baginya Piala Presiden hanya dijadikan ajang untuk mematangkan tim. Sebaliknya ia lebih fokus memburu gelar di turnamen mini yang berlabel Supercup Asia di Stadion Mattoanging 19-21 Januari yang sudah lewat. Hasilnya, mereka memang juara.
Turnamen mini itu hanya diikuti empat tim. Setelah dua kali menang lawan dua tim, Home United (Singapura) MND FC (Kamboja), PSM pun meraih juara.
Di Piala Presiden 2018 PSM sudah tidak punya peluang untuk lolos ke putaran kedua. Sebab Zulkifli Syukur dan kawan-kawan sudah kalah di dua laga sebelumnya. Kekalahan pertama saat menghadapi tim promosi PSMS Medan 1-2. Lalu dilibas 0-3 oleh Sriwijaya FC.
“Menghadapi Persib Bandung kesempatan yang baik untuk menilai kemampuan tim, utamanya bagaimana pemain lepas dari tekanan lawan,’ kata Robert.kepada awak media di Makassar, sebelu meninggalkan Makassar Kamis (25/1/2018) pagi.
Peran Klok dan Pluim di lini tengah akan digantikan oleh pemain lokal Makassar seperti M. Arfan, Rasyid Bakri, dan Asnawi Mangkualam.
Di lain pihak, Robert terus memantau perkembangan Bruce Djite, striker anyar PSM yang baru mencetak satu gol dalam tiga partainya sejak gabung bersama PSM.
“Bruce butuh waktu untuk beradaptasi dengan tim. Itulah alasan saya membawanya ke Bandung,” kilah Robert.
Sementara itu, Robert membawa semua pemain utamanya di lini belakang. Steven Paulle dan Abdul Rahman kembali berduet di posisi bek sentral.





