PD Makin PD Bertarung Bersama Para Petarung

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Partai Demokrat (PD) makin percaya diri (PD) ikut bertarung bersama petarung sejati pasangan Ichsan Yasin Limpo-Andi Mudzakkar (IYL-Cakka) di Pilgub Sulsel Juni 2018.

Meski satu-satunya parpol pemilik kursi yang konsisten di pasangan independen ini, namun Partai Demokrat yang memiliki 11 kursi di DPRD Sulsel optimis bisa memenangkan duet yang dikenal “satu kata, satu perbuatan” itu.

Bacaan Lainnya

Ketua OKK DPD Demokrat Sulsel, Zulkarnain Paturuni menegaskan, sejak memutuskan sikap, PD sudah sangat yakin. Apalagi partai besutan Presiden RI ke-6 ini semakin tertantang dengan jalur independen yang ditempuh IYL-Cakka.

“Partai Demokrat sedikit pun tak pernah gentar. Justru ini memberikan kita spirit, semangat untuk memenangkan Pilgub. Apalagi di Partai Demokrat dihuni oleh para kader berjiwa petarung. Semangatnya kami semaki diasah malah semakin bersemangat. Sangat ketemu dengan Punggawa,” tegas Zul, sapaan akrabnya, Jumat (12/1/2018).

Menurut Zul, gerakan mereka sudah terskema dengan cantik.  Bahkan sejak rekomendasi di tangan IYL-Cakka, kader Partai Demokrat sudah jalan.

“Demokrat sudah memiliki strategi khusus dalam memenangkan IYL-Cakka. Pola kerja kami terstruktur dan tidak akan terpengaruh dengan partai lain,” paparnya.

Zul mengungkapkan ada tiga kelompok relawan yang telah dibentuk oleh Partai Demokrat yakni Korel Rajawali, Muda Mudi Demokrat dan Generasi Biru.

“Itu relawan di bawa kendali Partai Demokrat. Dan itu sudah bekerja di luar struktur partai,” katanya.

Direktur Eksekutif Lembaga Survei dan Konsultan Politik Epicemtrum Politika, Iin Fitriani menilai, keputusan Demokrat berada di barisan IYL-Cakka tentu telah memiliki pertimbangan yang matang. Apalagi di beberapa Pilkada, koalisi gemuk rentan dikalahkan oleh koalisi ramping.

“Dengan menjadi satu-satunya partai pendukung di barisan IYL-Cakka, Demokrat tentu akan lebih leluasa membicarakan langkah-langkah strategis pemenangan dengan kandidatnya,” kata Iin.

Demokrat, kata dia, partai yang punya banyak kejuatan. Apalagi, lanjut Iin, Pilkada serentak 2018 merupakan medium antara untuk menuju Pilpres dan Pileg 2019.  Bukan tidak mungkin partai berlambang bintang mercy yang memiliki kematangan ini ingin membuktikan kekuatan elektoral partai.

“Jalan politik sering berbeda dan susah ditebak. Apalagi proses pilkada serentak ini berentetan dengan Pileg. Bagi saya, ini erat hubungannya dengan pemenangan jangka panjang hingga ke Pileg,” katanya.

 

Penulis : Asri Syahril

 

Pos terkait