INFOSULSEL.COM, MAKASSAR, – Calon Walikota Makassar, Moh Ramdhan Pomanto kembali melanjutkan blusukan. Kali ini di Kelurahan Camba Berua, Kecamatan Ujung Tanah, Selasa (6/3/2018).
Di lokasi ini, Danny mengingatkan kepada seluruh warga jangan menjual diri dengan menerima uang lalu memilih calon pasangan yang memberikan uang.
Danny yang merupakan calon walikota nomor urut 2 berpasangan dengan Indira Mulyasari ini mengingatkan warga tidak memilih hanya karena iming-iming Rp 50 juta.

Program Danny-Indira (DIAmi) bukan program murahan, seperti janji Rp50 juta. Menurutnya, program Badan Usaha Lorong (BULo), Instagram, Dottorotta, jauh lebih bernilai karena selama ini warga sudah merasakan manfaatnya.
“Pilih yang benar. Jangan mau dibeli murah dengan uang dan sembako. Kalau ada yang kasih uang atau sembako, ambil saja. Itu rejeki. Tapi jangan lupa pilih nomor 2. Kalau bukan dua, salah itu,” tutur Danny.
Danny mengimbau kepada masyarakat agar menggunakan hak pilihnya pada 27 Juni 2018 nanti.

‘Anak Loronna Makassar’ ini juga mengatakan, bahwa ada oknum yang tak ingin melihat Makassar maju. Seperti HP untuk RT/RW yang digugat, dan tenaga sukarela yang diangkat jadi pegawai kontrak juga digugat.
“Rugi kita kalau ada pemimpin yang ingin membuat Makassar mundur lagi. Jadi kalau mau maju terus, mari kita lanjutkan yang baik-baik agar terus 2 kali tambah baik,” ucap Danny yang disambut dengan teriakan warga, ‘DIAmi… Dua …. Dua …Dua…’.
Usai berkeliling ke lorong-lorong di Kelurahan Camba Berua, Danny mengaku optimistis warga Camba Berua tidak akan gegabah dalam memilih pemimpin.
“Lorong sudah cantik, jalan sudah bagus, semua ini berkat usaha dan bantuan warga yang mendukung program Makassar menuju kota dunia,” sebutnya.
Penulis : Asril Syahril





