Robert Kritik Wasit dan PSSI

Pelatih PSM Robert Alberts.(FOTO: ASRIL SYAHRIL)
INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Juru taktik PSM Makassar, Robert Rene Albert, mengkritik kepemimpinan wasit Djumadi Effendi saat anak asuhnya bentrok melawan PSIS Semarang di Stadion Mattoanging, Minggu (25/3/2018).
Pelatih 63 tahun tersebut sangat menyayangkan keputusan wasit yang memberikan empat kartu kuning kepada anak asuhannya.
“Kami mendapat empat kartu kuning. Seharusnya hanya satu saja yang dapat,” cetus Robert pada jumpa media usi pertandingan.
Selain wasit, performa Rivky Mokodompit sebagai palang pintu terakhir di laga sore tadi yang kerap kali blunder juga tidak luput dari sorotannya.
“Bukan hanya sekali tapi ada beberapa blunder yang tak kasat mata tadi. Saya harap kiper bisa solid,” ucapnya.
Berbeda dengan Rivky, bek kiri Muhammad Fauzan Jamal yang melakukan debut di Liga 1 mendapat pujian dari Robert.
“Fauzan menunjukkan performa bagus, Dia solid. Saya senang meski baru pertama kalinya  bermain di Makassar (dalam kompetisi resmi) dan bermain bagus,” akunya.
Sementara itu, kehilangan Asnawi Mangkualam yang dilepas untuk memperkuat Timnas U-19 dalam uji coba melawan Timnas Jepang U-19 membuat permainan PSM Makassar sedikit terganggu.
“Setiap awal musim semua tim membentuk tim terbaiknya. Asnawi merupakan bagian tim terbaik saya. Tanpa Asnawi ada sedikit perubahan dalam kekuatan kami,” katanya.
Pemanggilan Asnawi menurut Robert terkesan dipaksakan. Klub, lanjut pelatih asal Belanda ini sebenarnya punya hak untuk melarang pemainnya bergabung dengan timnas bila partai itu tidak masuk dalam kalender resmi FIFA.

Kalau pada akhirnya PSM melepas Asnawi ke timnas U-19, itu semata karena manajemen Juku Eja menghormati PSSI.

Bacaan Lainnya

“Dalam hal ini, PSM berada dalam posisi yang benar. Karena berdasarkan aturan, klub berhak melarang pemainnya memperkuat timnas menghadapi partai yang tidak masuk kalendar FIFA,” tegas Robert.

Robert menambahkan, kalau selama ini kerap melontarkan kritik, itu karena dirinya ingin sepakbola Indonesia bisa lebih baik dimasa depan. Ia berharap Timnas Indonesia bisa bekerja sama yang saling menguntungkan.

Penulis: Adriyan A.R/C
Editor : Asril

Pos terkait