INFOSULSEL.COM, MAKASSAR—PBSI Sulawesi Selatan (Sulsel) kembali dipercaya menjadi tuan rumah Kejuaraan Nasional Bulutangkis Daihatsu Astec Open 2018 yang direncanakan akan digelar pada 3-7 April 2018.
Bagi Pengurus Provinsi Persatuan Bulutangkis Indonesia (Pengprov PBSI) Sulsel kejuaraan ini untuk yang ketiga kalinya di gelar di Makassar.
“Ini sebuah kebanggaan. Sulsel kembali ditunjuk sebagai tuan rumah. Ini sudah yang ketiga kalinya kami dipercaya,” ungkap Ketua Umum Pengprov PBSI Sulsel, Devo Khaddafi, saat konferensi pers di Legacy Cafe, Selasa (6/3/2018).
Devo memberikan alasan mengapa Sulsel tetap dipercaya oleh Pengurus Pusat PBSI meski telah menjadi tuan rumah pada dua kejuaraan sebelumnya.
“Sulsel dinilai sebagai penyelenggara terbaik terutama dalam segi peserta. Kejuaraan tahun lalu peserta terbanyak ada di Sulsel,” jelasnya.
Pengprov PBSI Sulsel sendiri menargetkan 600 peserta yang turut berpartisipasi pada kejuaraan nasional yang ketiga ini.
“Total ada 328 atlet yang terdaftar di sistem informasi PP PBSI. Kami menargetkan 600 peserta dari timur Indonesia,” lanjutnya.
Kejuaraan nasional ini tidak hanya dilaksanakan di Makassar. PP PBSI telah menunjuk sembilan kota lainnya sebagai penyelenggara.
“Ada 10 kota yang ditunjuk yaitu Bandung, Bali, Makassar, Yogyakarta, Pontianak, Batam, Padang, Banjarmasin, Manado, dan Jakarta,” papar Sekretaris Umum Pengprov PBSI Sulsel, Atman Amir.
Daihatsu Astec Open 2018 sendiri akan dilaksanakan di Gor Dafest Makassar dengan memperebutkan total hadiah Rp75.500.000, piagam, medali, dan peralatan olahraga.
“Dibanding tahun lalu, total hadiah kali ini makin besar,” timpal Suarlin, ketua panitia kejuaraan ini.
Penulis: Adriyan Adirizky Rahmat/B
Editor : Asril Syahril





