INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Puluhan calon jamaah umrah dan agen Abu Tours menyerbu Kantor Cabang Bank Bukopin Makassar, Jumat (13/4/2018). Aksa Mahmud disebut-sebut ikut beranggungjawab.
Para calon jamaah ini menuntut pengembalian dana tambahan Rp 15 juta yang mereka disetorkan di Bank Bukopin yang sebagian sahamnya dimiliki Bosowa Corporation itu.
“Kami minta uang kami dikembalikan. Jangan kami dijanji-janji terus,” teriak Zaenal salah satu agen.
Zainal menjelaskan ada 145 calon jemaahnya sudah menyetorkan biaya tambahan Rp 15 juta ke Bank Bukopin. Selain itu ada lagi tambahan Rp 1 juta untuk biaya administrasi agar segera diberangkatkan.
“Totalnya Rp 16 juta yang disetor calon jemaah ke Bank Bukopin. Dana ini merupakan dana tambahan sesuai isi maklumat yang dikeluarkan pihak Abu Tours,” jelas Zaenal.
Namun, meski sudah menambah dana yang diminta namun sampai bos Abu Tours, Hamzah Mamba ditahan di Mapolda Sulsel, calon jamaah ini tidak juga diberangkatkan. Dana calon jamaah umroh Abu tours yang tertipu ini totalnya Rp 33,5 juta per orang. Untuk itu, mereka mendesak uang tambahan yang disetor ke Bank Bukopin segera dikembalikan.
‘’Ini pelanggaran. Karena hak calon jemaah dirampas bank tersebut. Kami ini sudah jatuh tertimpa tangga pula,” cetus calon jamaah umrah lainnya, Hamid.
Para korban Abu Tours ini sebenarnya sudah berusaha kooperatif. Namun pihak Bank Bukopin tidak memberikan solusi. Para calon jemaah mengancam dalam waktu dekat akan melakukan aksi besar-besaran di kantor Bank Bukopin.
Korban penipuan Abu Tours asal Kendari, Sofiana menyebutkan, ia bersama anggota keluarganya sempat diyakinkan akan diberangkatkan menunaikan ibadah umrah. Namun, janji tersebut hanya isapan jempol belaka.
‘’Uang kami yang disetorkan di Bank Bukopin juga belum dikembalikan,” ujarnya dengan wajah memerah.
Wanita setengah baya ini menyebut Aksa Mahmud juga harus ikut bertanggungjawab. Alasannya karena ia ikut berperan menyakinkan jemaah untuk bisa diberangkatkan, asal menambah Rp15 juta.
Selain Aksa, ada dua orang bernama Rizal dari Bosowa dan Agus Salim yang belakangan diketahui adalah pimpinan media Saudagar, eks Amanah milik perusahaan Abu Tours, ikut berperan meyakinkan calon jemaah.
“Saat itu Pak Aksa ikut mendampingi Pak Hamzah Mamba. Kami jadi yakin kalau ditangani beliau kami akan diberangkatkan. Siapa sih yang tidak kenal Aksa Mahmud, apalagi kami tahu beliau punya saham di Bank Bukopin. Pak Rizal dan Agus Salim juga ikut menyakinkan kami. Tetapi ternyata semua janji itu tidak terlaksana,” cetus Sofiana.
Pihak Bank Bukopin yang diserbu calon jamaah enggan berkomentar. Mereka memilih diam.
Penulis : Aril





