INFOSULSEL. COM, MAKASSAR– Mantan Ketua Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Abraham Samad 2011-2015 akan menggelar deklarasi sebagai calon presiden (Capres) pada Pemilu 2019 di Anjungan Pantai Losari, (7/5/2018) sore.
Djusman AR, Panglima Pejuang AS for Indonesia mengatakan acara deklaras ini akan dihadiri sekitar 10 ribuan orang.
“Deklarasi ini terbuka untuk umum. Semua lapisan masyarakat bisa hadir. Karena itu Bapak Abraham Samad persilakan masyarakat untuk hadir di acara deklarasi ini, ” kata Djusman, sahabat dekat Abraham yang juga Koordinator Forum Komunilasi Lintas (FoKaL) NGO Sulawesi ini kepada INFOSULSEL.COM, Sabtu (6/5/2018).
Makassar menjadi kota keempat. Sebelumnya deklarasi yang sama juga digelar di Palembang, Sumatera Selatan. Rencananya putra asal Bugis ini akan menggelar deklarasi di 34 provinsi di Indonesia. Terakhir akan dilaksanakan di Jakarta.
Menurut Djusman, sejumlah elemen masyarakat sudah menyatakan kesiapannya hadir di acara ini. Diantaranya beberapa tokoh Sulsel, para aktivis dari lembaga NGO, baik yang bergerak pada pergerakan Anti Korupsi maupun pemberdayaan, ormas–ormas, lawyer, akademisi, mahasiswa, kamunitas aliansi perempuan, pekerja-pekerja sosial, hingga komunitas pemulung.
“Deklarasi ini benar-benar dorongan dari masyarakat yang menghendaki Abraham maju, bukan atas inisiatif Pak Abraham. Sebagai tokoh nasional asal Sulsel, AS memang dikenal sosok yang sangat getol memerangi korupsi di negeri ini. Wajar jika masyarakat sangat antusias mendukungnya, ” kata Djusman yang dikenal sebagai aktivis anti korupsi.
Dukungan kepada Abraham tidak hanya dari masyarakat. Dukungan untuk maju sebagai Capres maupun Cawapres berpasangan Joko Widodo dan Prabowo Subianto dan Gatot Nurmantyo di Pemilu 2019 juga datang dari berbagai partai politik.
Memang harus diakui dari beberapa survey yang mencuat di publik diketahui menempatkan nama AS tertinggi elektabilitasnya mewakili kawasan timur Indonesia.
“Soal dengan siapa nantinya akan berpsasangan, tergantung AS yang mana yang lebih pantas, itu ororitas beliau,” katanya.
Terkait dukungan parpol, menurut Djusman, sudah pasti diapresiasi dengan baik. Tentunya partai tersebut tidak asal merekomendasikan tanpa melalui kajian dan pertimbangan yang matang. Salahsatu pertimbangannya tentulah parpol akan melihat siapa figur yg berintegritas dan potensi menangnya untuk terpilih memimpin bangsa ini sangat kuat.
“AS tidak hanya sebagai tokoh nasional tapi tokoh Asean. Buktinya salah satu negara di Asia akan memberi penghargaan karna sosok AS dinilai tokoh penegak hukum dan keadilan,” ungkap Djusman.
Di acara deklarasi nanti selain diisi orasi ilmiah oleh AS tentang penegakan hukum dan pemberantasan korupsi, juga akan ada pernyataan sikap dari sejumlah tokoh Sulsel dan pementasan seni melawan korupsi.
Sebelumnya Djusman mewakili Abraham meminta maaf kepada masyarakat Makassar jika mendapat halangan di jalan. Sebab ia yakin jalan-jalan utama di Makassar kemungkinan akan terganggu karena kehadiran ribuan massa yang akan hadir di acara deklarasi ini.
“Kepada aparat keamanan Djusman juga mengucapkan terimakasih atas dukungan dan kerjasamanya,” ucap Djusman.
Penulis : Asri Syahril





