INFOSULSEL.COM, MAKASSAR— Kepolisian Daerah (Polda) Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel) mengantisipasi dampak fenomena kotak kosong pada beberapa Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) di kabupaten/kota di Provinsi Sulsel.
Kepala Biro Operasional Polda Sulsel, Kombes Pol.Stephen Napiun mengatakan kemungkinan ada 4 daerah yang melawan kotak kosong, yaitu Makassar, Enrekang, Parepare, dan Bone.
“Ini harus kami antisipasi dampaknya,” katanya Rapat Koordinasi Gubernur dan Bupati/Wali Kota se-Sulsel di Ruang Rapat Pimpinan Kantor Gubernur Sulsel, Senin (7/5/2018).
Ia mengatakan terdapat celah hukum, terkait pelaksanaan Pilkada yang melibatkan Kotak Kosong, karena sampai saat ini, belum ada aturan yang mengatur jika ada upaya memenangkan Kotak Kosong.
“Di Enrekang, misalnya itu sampai ada dibentuk tim sukses pemenangan kotak kosong,” imbuhnya.
Fenomena ini, kata dia, harus diantisipasi karena rawan konflik dan bisa menular ke daerah lain.
“Dari segi keamanan dan ketertiban masyarakat, ini harus kami perhitungkan dan antisipasi dampaknya,” jelasnya.
Pihaknya, kata dia, juga mewaspadai daerah-daerah pelaksanaan Pilkada yang hanya terdapat dua pasangan calon, seperti Sidrap, Luwu, Palopo, dan Wajo.
“Dinamikanya kami amati, dan kawal terus,” pungkasnya. (*)
Penulis: Mirsan
Editor : Yudhi





