INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Pelatih PSM Makassar, Robert Alberts memuji Madura United sebagai tim yang sangat berpengalaman. Ia bahkan membela kekalahan 0-6 Fabiano Beltrame dkk atas Persipura Jayapura.
“Madura melakukan away pertama saat ramadhan melawan Persipura. Perjalanan jauh, pemain yang berpuasa, dan transisi ke kondisi saat berpuasa memberikan efek yang besar. Mereka juga pergi ke sana dengan kekuatan pincang,” ungkap Robert, Selasa (29/5/2018).
Robert juga mengatakan saat Madura United berhasil memaksimalkan pengalaman yang dimiliki pemainnya untuk meredam tekanan saat derbi
melawan Persebaya Surabaya.
“Mereka menjalani laga derbi melawan Persebaya sehingga ada perbedaan karakter. Mereka mencetak dua gol melalui set piece tapi kebobolan dua gol. Di atas kertas, mereka adalah tim dengan pengalaman bagus,” tuturnya.
Menurut Robert, setiap tim akan mendapatkan 1-2 kali hasil buruk dalam perjalanan kompetisi. Ia pun yakin dua hasil negatif merupakan masa-masa Madura United merasakan hal tersebut.
“Pemain-pemain Madura telah mengalami periode-periode buruk dalam kehidupan sepakbolanya. Tim ini memiliki persiapan bagus karena mereka mempunyai pengalaman itu. Setiap tim paling tidak mempunyai 1-2 kali hari buruk dan saat itu menjadi salah satu hari buruk bagi mereka,” timpalnya.
Robert bahkan mengibaratkan Madura United seperti Real Madrid. Menurutnya, kedua tim sama-sama dibentuk dengan pemain yang berpengalaman.
“Mereka sama dengan Real Madrid yang lebih berpengalaman dari Liverpool. Hanya ada satu pemain Liverpool pernah bermain di final tapi Madrid sudah ada sekitar 15 pemain. Pengalaman bukan hal yang bisa dibeli,” pungkasnya.
Penulis: Adriyan





