INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Ribuan mahasiswa yang tergabung dalam Aliansi Mahasiswa Makassar menggelar aksi demonstrasi memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) di Fly Over, pada Rabu (2/5/2018).
Beberapa kampus yang tergabung dalam Aliansi ini yaitu, Universitas Hasanuddin (Unhas), Universitas Negeri Makassar (UNM), Univeristas Negeri Alauddin (UIN), Universitas Muslim Indonesia (UMI), Universitas Bosowa (Unibos), Universitas Fajar (Unifa) dan organisasi buruh, Gerak Buruh.
Koordinator Lapangan (Korlap) UNM, Ari Tolstoy mengungkapkan aksi ini merupakan kampanye terkait pencabutan Undang Undang Pendidikan Tinggi (UU PT) No. 12 Tahun 2012.
Menurutnya, UU PT merupakan langkah strategis pemerintah dalam melepaskan tanggungjawab terhadap dunia pendidikan. Padahal, amanah UUD 1945 sudah jelas bahwa negara harus bertanggungjawab terhadap pendidikan di Indonesia.
“Kenyataannya sekarang, negara seperti hanya sekedar menjadi fasilitator regulator dalam mengakomodasi kepentingan pendidikan di Indonesia dan itu jauh dari tujuan mulia yang termaktub dalam UUD 1945 yakni mencerdaskan kehidupan bangsa,” ujarnya saat orasi.
Ari sapaan akrabnya mengatakan, dalam UU PT No. 12 Tahun 2012 sangat jelas pasal yang membahas terkait otonomi kampus yakni mulai dari pasal 62 sampai 65 yang berdampak pada kenaikan pembiayaan semester, Uang Kuliah Tunggal (UKT) disetiap tahunnya karena sikap semena-mena dari kampus.
“Kenaikan UKT sangat jelas dari tahun ke tahun. Baik Perguruan Tinggi Negeri atau Swasta, semua merasakan dampaknya. Maka, akar permasalahan dari melonjaknya biaya kuliah yaitu UUPT No. 12 Tahun 2012,” tegasnya.
Aksi ini mengakibatkan beberapa ruas jalan di sekitar area fly over ditutup dan arus lalu lintas terhambat karena terjadi kemacetan yang panjang.
Penulis: Adriyan
Editor : Yudhii





