INFOSULSEL.COM,MAKASSAR — Civitas akademika Universitas Hasanuddin (Unhas) berduka. Guru Besar Ilmu Politik Unhas, Prof Dr Muhammad Kausar Bailusy MA, meninggal dunia pada Kamis (10/5/2018) pukul 03.45 WITA dinihari di Rumah Sakit Pendidikan Unhas.
Kabar duka ini betul-betul mengejutkan. Sebab, beberapa hari sebelumnya Prof Mausar masih menjadi pengawas ujian masuk SBMPTN, Selasa (8/5/2018) lalu,
Kepala Unit Humas dan Protokol Unhas, Ishaq Rahman mengatakan, Prof Kausar sempat dirawat di rumah sakit Rabu jam 15.00 WITA. Kamis dinihari sekitar pada pukul 03.45 WITA menghembuskan napas yang terakhir.
“Almarhum wafat Kamis, 10 Mei 2018, pukul 03.45 di Rumah Sakit Pendidikan Unhas,” kata Ishaq.
Almarhum dikebumikan di Pemakaman Unhas, Patte’ne, Kab. Maros. Rektor Unhas, Prof. Dwia Aries Tina Pulubuhu mengatakan, semasa hidupnya, Prof. Kausar telah berkontribusi besar kepada Unhas.
“Prof Kausar berkontribusi sangat besar kepada almamater. Jasa beliau tidak terhitung bagi Unhas. Saya dengar, sampai hari terakhir beliau masih menjadi pengawas SBMPTN. Meskipun tempatnya jauh, beliau laksanakan dengan penuh dedikasi,” kata Prof Dwia.
Prof. Muh. Kausar Bailusy meningg di usia 66 tahun. Lelaki kelahiran Makian, Ternate ini meninggalkan seorang istri dan tiga orang anak serta tiga cucu.
Prof. Kausar menyelesaikan sarjana muda ilmu politiknya pada tahun 1976 di FISIP Unhas. Ia meraih gelar professornya di bidang ilmu politik.
Selama hidupnya, almarhum telah mengemban beberapa tugas dan jabatan. Antara lain Ketua Magister (S2) Ilmu Politik Unhas (2011-2015), Sekretaris I Dewan Guru Besar Unhas (2011-2015), Tim Penyusun GBHN (1998-2003), Staf Ahli Tim Fasilitator Otoda Pemprov Sulsel (2001) dan Pengurus ICMI Sulsel Komisi Politik Luar Negeri (2016-2021). Almarhum juga sering menjadi nara sumber untuk berbagai kegiatan.
Penulis : Asril





