8 Jenasah Tenggelamnya Kapal Arista Dibawa ke Pulau Barang Lompo

ILUSTRASI.

INFOSULSEL.COM, MAKASSAR – Sebanyak delapan jenasah korban tenggelamnya Perahu Motor (PM) Arista yang berada di RS TNI Angkatan Laut akan diserahkan ke rumah keluarganya di Pulau Barang Lompo, Rabu (13/6/2018) malam ini untuk dikebumikan.

“Kedelapan jenazah tersebut akan diantar ke Pulau Barang lompo menggunakan kapal TNI AL,” jelas Kepala Bidang (Kabid)  Humas Polda Sulsel, Komisaris Besar Polisi (Kombes) Pol. Dicky Sondani kepada wartawan,  sesaat lalu.

Korban meninggal dunia yang sudah ditemukan berjumlah 13 orang. Delapan jenazah ini ditemukan Rabu siang tak jauh dari lokasi tempat karamnya PM Arista di perairan Gusung, Kecamatan Ujung Tanah dan disemayamkan di RS TNI AL.

Dari delapan jenasah tersebut enam diantaranya orang dewasa dan dua lainnya anak-anak. Sementara lima lainnya sudah berada ke rumah keluarga masing-masing di Pulau  Barang Lompo bersama satu korban selamat.

“Ada 13 korban yang meninggal. Yang selamat ada 24 orang,” jelas Kombes Dicky.

Kapal tradisional yang mengangkut puluhan penumpang ini bergerak dari Pelabuhan Rakyatr Paotere dengan tujuan Pulau Barang Lompo. Namun   baru sekitar 5 mil perjalanan kapal yang dinakhodai Daeng Kila itu dihantam angin kencang dan ombak.

Kejadian yang diperkirakan sekitar pukul 12.45 WITA itu membuat kapal oleng lalu tenggelam. Seluruh penumpang tercebur ke laut.  Ada 13 penumpang ditemukan tewas. Sementara 24 lainnya berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat.

Menurut Dicky, kapal naas tersebut sebenarnya tidak memenuhi syarat untuk digunakan sebagai alat transportasi komersial. Kapal kayu itu maksimal memuat 15 orang. Sementara saat kapal karam memuat lebih dari 37 orang. Belum ermasuk sepeda motor. Kapal juga tidak dilengkapi alat keselamatan seperti pelampung.

Sampai tengah malam masih ada delapan penumpang yang masih dicari. Namun pencarian korban dihentikan karena dan akan dilanjutkan Kamis (14/6/2018).

“Hari ini pencarian kami hentikan dulu karena ombak yang cukup besar. Besok (Kamis) tim dari Basarnas, TNI AL dan Polair akan melanjutkan pencarian korban,” kata Dicky.

 

Penulis : Asri Syahril

 

Pos terkait