INFOSULSEL.COM,MAKASAR – Hasil perhitungan cepat yang dilakukan beberapa lembaga survey menempatkan Kolom Kosong untuk sementara unggul dibanding pasangan calon walikota Makassar Munafri Arifuddin-Rachmatika Dewi.
Hasil ini disambut gembira puluhan ribu warga Makassar. Tak terkecuali ratusan komunitas mantan calon walikota Makassar pasangan Moh Ramdhan Pomanto-Indira Mulyasari (DIAmi) yang beralih memperjuangkan Kolom Kosong setelah kandidatnya didiskualifikasi oleh KPU.
Ratusan relawan Kolom Kosong menyerbu rumah Danny Pomanto di Jalan Amirullah. Di rumah mewah itu mereka melakukan sujud syukur usai menyaksikan perolehan suara dari hasil quick count yang dilakukan sejumlah lembaga survai.
Salah satunya lembaga survai yang dijadikan dasar, yaitu Celebes Research Center (CRC). Dimana dari 53 persen data yang masuk, Kolom Kosong berhasil meraih suara sebesar 54,31 persen. Sementara pasangan Appi-Cicu meraih 46,69 persen suara.
“Alhamdulillah dua quick count, baik CRC maupun tv nasional, telah menyatakan suara Kolom Kosong menang 53 persen. Di real count juga 53 persen. Artinya, Insyaallah Kolom Kosong akan memenangkan Pilkada Makassar,” ujar Danny kepada sejumlah media, Rabu (27/6/2018).
Tapi Danny meminta kepada masyarakat untuk bersabar menunggu hasil penetapan KPU Makassar. “Prosesnya masih lama. Kita tunggu sampai 6 Juli 2018. Mari kita dikawal surat suara dengan baik,” kata Danny.
Danny menyebut kemenangan Kolom Kosong adalah kemenangan masyarakat Makassar. Sebab, kata dia, Kolom Kosong adalah suara rakyat, bukan milik pasangan calon tertentu.
Penulis : Asril





