INFOSULSEL.COM, MAKASSAR — Ambang batas Parlemen 4 persen menjadi hal yang wajib bagi partai politik pada Pemilu 2019. Jika ini terjadi maka diprediksi Pemilihan Legislatif (Pileg) untuk Pemilu 2019 akan menjadi seru dan menarik, lantaran Parpol mengandalkan komposisi bakal calegnya disetiap daerah.
Tak hanya partai lama, pendatang baru dalam pemilu 2019 pun sangat optimis berada di papan tengah dalam perolehan suara nantinya,
Sebut saja Partai Perindo, menargetkan perolehan suara minimal tujuh sampai delapan persen.
“Kita menargetkan 60 kursi minimal untuk DPR RI, dan untuk melampaui target minimal tentu akan dipengaruhi dari gerakan ditingkat bawah,” jelas Ketua DPW Perindo Sulsel Sanusi Rdhan, Jumat (20/7/2018)
Untuk melampaui batas 4 persen Parlemen Threshol (PT) Partai Perindo mengimbau seluruh bakal calegnya fokus mendulang suara sebanyak mungkin, tidak perlu memikirkan siapa saksi dan biayanya disetiap TPS sebab sepenuh akan menjadi tanggung jawab struktur Partai Perindo.
“Para Caleg hanya diminta fokus mendulang suara, tidak perlu terbebani anggaran saksi karena semuanya telah disiapkan. Ini dilakukan agar target Perindo bisa direalisasikan,” tuturnya.
Berbeda dengan Partai Perindo, Partai Keadilan dan Persatuan Indonesia (PKPI) juatru mengaku sulit untuk mencapai hal tersebut, lantaran salah satu kendala terbesar PKPI karena partainya sempat dinyatakan tidak lolos sebagai peserta pemilu, sehingga tidak sedikit bakal caleg PKPI menarik berkas dan memilih partai lain.
“Ini menjadi problem tersendiri bagi PKPI sebagai partai baru yang dinyatakan lolos sebagai peserta Pemilu, mengakibatkan banyaknya kuota yang tidak terisi di beberapa daerah,” tandas Wakil Ketua DPP PKPI Sulsel Abdul Majid.(*/yud)
Editor: Yudhi





