Prestasi Tertinggi Indonesia Pada Asian Games 1962

Api Asian Games ke IV tahun 1962 dinyalakan pada acara pembukaan do Stadion Gelopra Bung Karno (GBK).

INFOSULSEL.COM,MAKASSAR –Sebulan lagi Asian Games 2018 akan berlangsung. Pembukaannya pada 18 Agustus dan akan berakhir pada 2 September 2018.

Ajang itu digeber pada dua host city, yaitu Jakarta dan Palembang. Ada 40 cabang olahraga yang akan dipertandingkan. Terdiri dari 32 cabang olahraga olimpiade dan 8 cabang olahraga non olimpiade dengan 465nomor yang akan dipertandingkan.

Sekitar 15 ribuan atlet akan berpartisipasi di ajang multi even empat tahunan bagi bangsa-bangsa Asia untuk memperebutkan 462 medali emas.

Presiden Pertama Indonesia, Soekarno saat membuka Asian Games 1962 di Jakarta.
Tiongkok (China) selama ini menjadi superior pendulang medali terbanyak sejak Asian Games ke-9 di New Delhi, India pada 1982 sampai Asian Games ke-17 di Incheon, Korea Selatan pada 2014.

Tantangan bagi Tiongkok untuk bertahan sebagai juara umum adalah untuk menambah perolehan medali dari 10 cabang olahraga terbaru yang akan dipertandingkan di Asian Games 2018.

Selama 17 kali pergelaran Asian Games, Indonesia selalu ikut sejak pesta olahraga multicabang terakbar di Asia itu pertama kali diadakan di New Delhi, India.

Pencapaian terbaik Indonesia adalah pada Asian Games IV 1962. Saat itu  Indonesia menjadi tuan rumah dan menjadi  runner-up. Total 77 medali yang diperoleh. Masing-masing 21 emas, 29 perak, dan 30 perunggu. Saat itu Asian gemas hanya diikuti 15 negara. Jepang menjadi juara umum dengan 162 medali.

Asian Games 1962 ini merupakan turning point kejayaan olahraga Indonesia di mata dunia. Hal ini sesuai dengan visi Presiden Soekarno yang ingin membuktikan pada dunia bahwa Indonesia yang baru merdeka pada saat itu bisa berprestasi di dunia

Bulutangkis  menyumbang lima medali emas. Tan Joe Hok, Ferry Sonneville, Njo Kiem Bie, Minarni, dan Retno Kustijah, pilar utama saat itu.  Tan Joe Hok, jadi motor di bulutangkis.  Ia raih emas dari tunggal putra dan beregu putra.  Di nomor ganda putra ia kalah Malaysia, Tan Joe Hok/Liem
Tan Joe Hok, salah satu pebulutangkis peraih medali emas di Asian Games 1962 di Jakarta. Saat itu Indonesia menjadi runner-ap. Jepang menjadi juara umum dengan mengumpulkan 161 medali.

Emas lainnya diraih Minarni di nomor tunggal putri dan ganda putri berpasangan Retno Kustijah. Sedangkan emas kelima dari beregu putri.  Persembahan rekor 5 medali emas dari cabang bulutangkis ini, bahkan belum pernah terulang hingga Sea Games 2014, empat tahun lalu.

Cabor lainnya dari balap sepeda menjadi tambang emas bagi Indonesia. Merah putih meraih tiga emas dari pebalap Hendrik Brock di nomor individual dan team Road Race dan Team Trial bersama rekannya, Hamsin Rusli, Wahyu Wahdini dan Aming Priatna.

 

Penulis : Asri Syahril/dbs

Pos terkait